Tips Lengkap Cara Mencari Domain Expired

Tips Lengkap Cara Mencari Domain Expired

Ada beberapa alasan mengapa orang memilih menggunakan domain expired dibandingkan dengan domain baru. Cara mencari domain expired yang bagus dan berkualitas pun tidak mudah. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi dimana expired domain bisa dikatakan berkualitas.

Sebelum mengulas lebih jauh mengenai cara mencari domain expired, sebenarnya apa itu domain expired?

Apa Itu Domain Expired?

Domain expired adalah domain bekas website pihak lain yang tidak diperpanjang ketika masa aktif domain sudah habis. Alasan tidak memperpanjang domain mungkin beragam, entah karena pemiliknya lupa atau bisa jadi domain tersebut terkena pinalti dan dibiarkan begitu saja hingga masa aktifnya habis.

Sedangkan aged domain adalah domain yang sudah berumur, tidak diperpanjang lagi tapi masa aktif domain belum habis, dan belum dihapus oleh registrar.

Namun, pada dasarnya baik expired atau aged domain adalah hal yang sama karena expired domain adalah aged domain meski umurnya baru setahun. Sedangkan aged domain berasal dari expired domain, dan domain yang expired tentunya domain yang berumur, bukan? Terlepas perdebatan antara expired dan aged domain, keduanya banyak diincar oleh para blogger.

Cara Mencari Domain Expired

Proses Domain Memiliki Status Expired

Ada 4 proses sebuah domain berubah statusnya menjadi expired, antara lain:

1. Grace Period

Grace period merupakan periode yang berlangsung selama 45 hari setelah masa aktif domain tidak kembali diperpanjang. Pemilik domain dapat kembali memperpanjang dengan harga yang sama dalam periode ini.

2. Redemption Period

Redemption Period adalah periode dengan jangka waktu 30 hari, pemilik dapat memperpanjang masa aktif pada periode ini namun ada biaya tambahannya.

3. Pending Delete

Pending delete adalah jangka waktu sekitar 5 hari dimana pemilik lama sudah tidak bisa melakukan renewal. Pada periode ini umumnya domain telah masuk dalam proses lelang di registrar.

4. Available

Setelah periode Pending Delete, maka domain akan memiliki status Available sehingga sudah tersedia dan dapat dibeli oleh umum.

Keempat hal tersebut memiliki hubungan dengan cara mencari domain expired. Apa hubungannya? Hubungannya adalah mengetahui kualitas dari sebuah domain apakah memilih domain lelang atau yang berstatus Available.

Ada beberapa pertimbangan untuk memutuskan membeli domain berstatus lelang atau yang Available. Jika Anda mencari domain yang terbaik, maka saran saja memilih yang berstatus lelang.

Fungsi Domain Expired

Berikut ini beberapa alasan orang menggunakan expired domain, antara lain:

1. Moneysite

Fungsi domain expired yang pertama adalah digunakan sebagai moneysite. Domain expired yang bagus memiliki backlink dan domain authority yang baik, sehingga banyak orang yang mencari cara mencari domain expired berkualitas untuk moneysite.

2. PBN (Private Blog Network)

Alasan berikutnya kenapa banyak yang ingin tahu cara mencari domain expired adalah digunakan sebagai PBN. Hal tersebut dikarenakanlink buildingsdengan PBN cenderung lebih disukai oleh mesin pencari Google. Cara ini memang sedikit licik, namun terbukti lebih aman untuk backlink ke moneysite.

3. 301 Redirect

Selain sebagai Moneysite dan PBN, fungsi lain dari domain expiredadalah digunakan untuk melakukan redirect. Pasalnya, expired domain yang berkualitas dan bagus tentu banyak diakses oleh pengunjung.
Cara kerja domain expired sebagai redirect adalah misal Anda memiliki moneysite domain bernama a.com, dan membeli domain expired bernama b.com. Saat orang-orang mengakses b.com, maka mereka akan didirect ke a. com secara otomatis.

Cara Mencari Domain Expired yang Berkualitas

Perhatikan beberapa kriteria berikut ini sebagai cara mencari domain expired yang bagus dan berkualitas.

1. Lihat Nama Domain

Usahan memilih domain branded dari pada domain yang menggunakan keyword atau KOD (keyword on domain). Latar belakang domain branded memiliki sumber backlink yang baik karena bekas digunakan instansi atau perusahaan.

Sedangkan domain KOD biasanya adalah bekas para SEO yang terkena pinalti dari Google sehingga masa aktifnya tidak diperpanjang lagi.

2. Perhatikan Umur Domain

Selanjutnya, perhatikan usia domain paling tidak berusia minimal 2 tahun. Usia domain dihitung dari pertama didaftarkan hingga saat ini. Ada beberapa situs yang bisa Anda gunakan untuk memeriksa umur sebuah domain, diantaranya adalah whois.com, whois.net, dan who.is.

3. Index

Dalam memilih domain yang baik, pastikan yang masih terindex oleh Google.

4. Sumber Backlink yang Bersih (Clean Backlink)

Salah satu poin utama dalam memilih domain expired yang bagus adalah backlink karena memiliki peran besar dalam menentukan performa domain ke depannya. Entah Anda mencari domain expired untuk moneysite atau PBN, mengecek backlink sangat penting.

Memperoleh domain dengan sumber backlink ke situs-situs besar seperti Huffington Post, web-web pendidikan (.edu), dan lainnya sangatlah menguntungkan. Akan tetapi, juga memerlukan banyak waktu dalam mencarinya. Oleh karena itu, Anda pilih saja domain yang clean backlink atau sumber backlink-nya bersih dari spam.

5. DA/PA dan TF/CF

Parameter lain cara mencari domain expired yang bagus adalah melihat DA/PA dan TF/CF. DA/PA adalah sebuah metrik yang dikembangkan oleh Moz, sedangkan TF/CF adalah metrik yang dikembangkan oleh Majestic.
Setiap pakar SEO memiliki ketentuan yang berbeda dalam minimal DA/PA untuk domain expired. Sebagian mengatakan minimal DA/PA 10, 20, hingga ada yang mengatakan DA/PA minimal diatas 30.

Sedangkan TF/CF berbeda dengan DA/PA karena dapat mengetahui kualitas backlink tidak hanya jumlah backlink yang masuk. Jika nilai TF semakin tinggi maka akan semakin tinggi juga kualitas domain dimana nilai paling rendah adalah 0 dan tertinggi adalah 100.

Namun, beberapa pakar SEO juga tidak menggunakan parameter DA/PA dan TF/CF dalam memilih domain expired yang bagus. Karena menurut beberapa kasus memperlihatkan sejumlah domain deindex memiliki nilai PA/DA atau TF/CF yang juga tinggi.

Hal ini bisa jadi dikarenakan tools yang mengembangkan DA/PA dan TF/CF bukan berasal dari Google sehingga tidak bisa sepenuhnya dijadikan acuan, namun juga tidak mutlak.

Daftar Website Penyedia Domain Expired

Setelah mengetahui cara mencari domain expired, status, dan fungsinya, berikut ini beberapa situs yang menyediakan beberapa daftar domain expired, antara lain:

1. ExpiredDomains.net

Ini adalah salah satu situs penyedia domain expired gratis yang paling terkenal dan sudah cukup lama. Untuk para pemula, sebaiknya mencari domain expired di situs ini saja karena gratis.

2. Domcop.com

Situs selanjutnya ini cukup lengkap menyediakan beberapa daftar database domain expired. Untuk yang sudah cukup serius membangun blog dengan PBN, bisa mendapatkan domain expired di sini.

Selain kedua service tersebut, masih ada banyak situs-situs yang menyediakan domain-domain expired, seperti Moonsy.com, FreshDrop.com, RegisterCompass.org, dan lain sebagainya.

Sedangkan softwareyang biasa digunakan untuk mencari database domain expired, antara lain Domain Hunter Gatherer, Scrapebox, dan lainnya.

Perlu Anda ketahui bahwa parameter cara mencari domain expired yang bagus dan berkualitas berbeda-beda antara satu orang dan yang lainnya. Namun, cara-cara yang telah dipaparkan di atas adalah yang paling basic dan penting dalam menemukan expired domain yang bagus.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program Tips Lengkap Cara Mencari Domain Expired