Sigma fp: Kamera Saku Full Frame

Konsep kamera full frame biasanya memiliki body besar dan berat yang sebaiknya diserahkan kepada para profesional. Sigma ingin mengubah ini dengan Sigma fp, kamera full frame terkecil dan teringan di dunia. Bahkan, kamera ini cukup kecil untuk dilewatkan sebagai titik dan pemotretan yang lebih tua. Akan tetapi ini sangat mampu sehingga dapat menggantikan cinema kamera profesional.

Kamera ini memiliki body hitam dengan nuansa solid. Mereka tidak menawarkan pegangan seperti DSLR akan tetapi lebih mirip dengan point and shoot. Ini tidak seperti kamera kompak, yang satu ini tidak menawarkan tampilan yang dapat disesuaikan untuk sudut pemotretan yang berbeda. Di bawah monitor 3,15 inci ada tombol yang memungkinkan kamu berganti mode, colour tone, dan format. Strip kontrol ini sangat nyaman.

Sigma fp

Review Sigma fp

  • Spesifikasi

Sensor Bayer 24,6 megapiksel | Layar LCD TFT berwarna layar sentuh 3,15 inci | 30 – 1 / 8.000 detik kecepatan rana | ISO 100 – 25.600 | USB-Tipe C, HDMI (Tipe D) | 422 g

Bodi kamera hanya 422 gram termasuk baterai. Jika ditambah lensa 45mm dengan berat sekitar 200 gram lagi, ini masih lebih ringan dari apa pun dan dapat dengan mudah masuk ke saku jaket. Sigma fp menggunakan mount L dan kamu dapat menggunakan lensa lain yang mungkin kamu miliki.

Dengan sensor CMOS 24.6MP Bayer full-frame 35mm (23.9mm x 23.10mm) belakang, kamera ini cukup baik untuk apa pun yang ingin kamu lakukan dengannya. Tetapi salah satu yang menarik adalah karena kemampuannya untuk CinemaDNG bersama dengan JPEG dan RAW yang dilakukan oleh setiap kamera lainnya.

Fitur Menarik

Ini adalah kamera yang sangat serbaguna dan kamu dapat dengan cepat mengubah sebagian besar pengaturan melalui tombol QS. Ada segala macam rasio aspek, kualitas gambar dan penyesuaian lain yang tersedia. Selain itu, kamera ini berkinerja sangat baik dalam cahaya rendah juga, bahkan dengan gambar monokrom.

Sigma fp adalah pilihan yang bagus bagi mereka yang ingin membuat film pendek berkualitas tinggi dan mungkin proyek yang lebih lama. Mungkin yang menjadi masalah harganya yang sedikit terlalu mahal. Tapi itu bukan masalah besar ketika kamu menganggap bahwa kamera inibisa menjadi awal dari miniaturisasi kamera full frame.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar