Setelah TikTok Kini Giliran WeChat Yang Diblokir di AS

Donald Trump pada Kamis menandatangani perintah eksekutif yang melarang WeChat di AS, aplikasi perpesanan populer yang berasal dari China. Perintah tersebut berlaku dalam 45 hari, dan orang Amerika akan dilarang melakukan transaksi apa pun dengan Tencent, perusahaan induk dari aplikasi ini. Keputusan untuk melarang aplikasi ini akan memiliki implikasi jangka panjang antara hubungan AS-Tiongkok, dan masa depan internet.

Jadi apa sebenarnya WeChat itu dan mengapa pemerintahan Trump melarangnya?

WeChat

Apa itu WeChat?

Ini adalah aplikasi perpesanan paling populer di China dengan basis pengguna aktif bulanan lebih dari 1 miliar. Ini sangat populer sehingga aplikasinya adalah bentuk komunikasi utama di antara konsumen China. Namun, aplikasi ini hampir tidak diketahui orang yang tinggal di luar China.

Kemunculannya dapat dikaitkan dengan fakta bahwa pemerintah telah melarang banyak aplikasi Amerika populer seperti Facebook, WhatsApp, dan Twitter di negara tersebut.

Meskipun banyak yang suka menyebut aplikasi ini sebagai alat perpesanan, tetapi lebih dari itu. Aplikasi ini dapat digunakan untuk mengirim pesan teks, panggilan suara atau video, membaca berita, pembayaran tagihan, dan bahkan permainan. Tidak heran mengapa ini disebut sebagai “aplikasi super” di China.

Popularitasnya telah membuat Facebook dan perusahaan media sosial lainnya sedikit gugup. Selama bertahun-tahun, Facebook milik Mark Zuckerberg telah mencoba meniru model bisnis mereka, yang berkembang pesat pada game, e-commerce, dan barang virtual. Facebook, di sisi lain, sangat bergantung pada pendapatan iklan untuk pertumbuhan.

WeChat sendiri dimiliki oleh Tencent, perusahaan terbesar di Asia berdasarkan kapitalisasi pasar. Ini adalah perusahaan yang sama yang memiliki saham mayoritas di Riot Games, pembuat League of Legends dan Supercell, dan juga pengembang Clash of Clans. Itu juga memiliki saham di Epic Games, pembuat Fortnite.

AS ingin aplikasi China yang “tidak tepercaya” dihapus dari toko aplikasi AS. Dan aplikasi “tidak tepercaya” itu milik perusahaan China Tencent Holdings,  dan  ByteDance, perusahaan induk TikTok. Perintah eksekutif mengatakan pemerintah akan melarang WeChat dan TikTok beroperasi di AS dalam 45 hari jika tidak dijual oleh perusahaan induknya.

Jika aplikasi ini dilarang di AS, itu akan memutus jutaan komunikasi orang China-Amerika dari teman, keluarga, dan klien mereka. Di Cina, WhatsApp, Facebook dan Twitter dilarang. Jadi WeChat adalah satu-satunya aplikasi yang tersisa yang dapat digunakan oleh mereka atau karyawan perusahaan Amerika yang tinggal di China untuk berkomunikasi.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar