Server Forex: Pilihan Sempurna untuk Trading Tanpa Masalah

Sebagian besar broker terbaik biasanya membanggakan keunggulan seperti spread, fix rate, atau fasilitas lainnya. Namun, tidak banyak yang membahas tentang server forex yang ditawarkan. Padahal, server yang digunakan broker sangat mempengaruhi kinerja broker dalam memberikan layanan bagi trader, terutama dari aspek kecepatan?

Mungkin anda bertanya, “Apa sih pentingnya server dalam trading?” Tahukah anda bahwa eksekusi Buy/Sell dalam sistem trading tidaklah sesederhana yang dibayangkan. Bagi trader mungkin sederhana, namun bagi sistem pendukungnya, ada banyak tahapan yang mesti dilalui. Dalam trading forex, tahapan maupun waktu yang diperlukan agar trader bisa melakukan ekskusi Buy atau Sell dikenal dengan Latency.

server forex

Server Forex dan Latency: Bagaimana Mengetahuinya?

Dalam bahasa sederhana, latency sama dengan delay, yakni proses yang diperlukan agar Request dan Response selesai dieksekusi. Dalam trading forex, latency adalah waktu yang diperlukan sejak trader meng-klik Order di platform Metatrader hingga Order tersebut dieksekusi dan disajikan di layar. Semakin rendah latency, semakin baik bagi para trader, karena rentang waktu eksekusi menjadi lebih rendah. Latency pada server forex dipengaruhi oleh beberapa aspek:

  • Kualitas internet;
  • Jangkauans inyal antara trader, broker, dan Liquidity Provider;
  • Kualitas perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang digunakan oleh trader maupun broker;
  • Masalah teknis, seperti teknis, kabel, dsb.

Lalu, bagaimana cara mengetahui latency dari server yang ditawarkan oleh broker forex? Sebenarnya, anda sebagai trader bisa mengecek latency tersebut. Dengan demikian, anda tidak salah dalam mengambil keputusan. Berikut adalah beberapa cara mengecek latency server trading yang anda gunakan:

Langsung dari Metatrader

Di Metatrader, ada 2 cara mengecek latency server. Anda bisa mencoba salah satu langkah berikut:

  • Pertama, buka jendela Open New Account pada platform MT4. Menu ini bisa anda temukan dengan klik kanan di jendela Navigator. Kemudian, anda akan melihat informasi server untuk trading forex yang anda gunakan.
  • Kedua, di Pojok Kanan Bawah MT4. Di sini, biasanya tersedia informasi berupa gambar sinyal, disertai angka. Angka ini menunjukkan total pemakaian data pada MT4. Jika di-klik, anda bisa melihat pengelompokan server berdasarkan lokasi. Nah, platform Metatrader biasanya akan memilih server dengan jarak paling dekat atau latency paling kecil, karena inilah yang dibutuhkan trader.

Dari Command Prompt

Cara kedua adalah dengan cara Ping dari Command Prompt. Namun, cara ini hanya bisa digunakan untuk pengguna sistem operasi Windows. Sebenarnya dari Linux atau MacOS juga bisa dibuka, namun caranya sedikit berbeda. Berikut adalah cara mengecek latency server forex dari Command Prompt:

  • Buka platform MT4. Klik File dan pilih Open Data Folder;
  • Buka Jendela Explorer yang menyimpan data. Klik untuk membuka Folder Config. Di sini ada akan melihat berbagai server yang telah tersimpan di dalamnya.
  • Pilih salah satu server, klik kanan untuk menampilkan jendela menu. Kemudian, klik Open With untuk membukanya. Di sini, anda bisa melihat sejumlah pilihan aplikasi untuk membuka isi file. Sebaiknya, pilih Notepad.

Server Forex : Mengapa Memilih VPS Forex?

Satu lagi yang perlu anda perhatikan saat memilih server forex adalah tipe server-nya sendiri. Jika anda ingin benar-benar menekuni dunia trading forex, maka sebaiknya hindari penggunaan shared hosting, atau hosting bersama. Virtual Private Server (VPS) dinilai sebagai server paling ideal untuk aktivitas berbasis web yang membutuhkan stabilitas jaringan, termasuk web hosting. Infrastruktur dan layanan VPS di Indonesia saat ini sudah semakin baik, sehingga bisa diandalkan oleh para trader forex.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, mayoritas trader forex, baik yang pemula maupun profesional memang mengandalkan VPS. Apa saja keunggulan yang ditawarkan server virtual ini? Berikut adalah penjelasannya:

1. Sistem Yang Kuat

Untuk menjamin keamanan selama proses trading, anda membutuhkan sistem yang kuat. Inilah yang ditawarkan oleh VPS, terutama jika anda memilih tipe managed VPS. Seperti namanya, tipe server ini dipelihara secara berkala, sehingga fungsinya tetap optimal dan segala potensi masalah bisa diidentifikasi sejak dini. Jika anda mencari server forex dengan uptime 99.9%, maka pilihlah managed VPS.

2. Harga Terjangkau

Siapa bilang harga paket VPS lebih mahal? Ada beberapa alasan mengapa VPS dikatakan lebih terjangkau. Pertama, tingkat persaingan yang tinggi di antara penyedia VPS memang menjadi keuntungan sendiri bagi trader. Anda bisa mendapatkan layanan berkualitas dengan harga yang sangat bersaing.

Kedua, mungkin anda memang membayar lebih tinggi dibanding shared server. Namun, jika anda mempertimbangkan kenyamanan, kelancaran, dan keamanan trading, serta fasilitas yang ditawarkan, maka harga yang anda bayar tentunya lebih murah. Anda tidak membutuhkan biaya pemeliharaan berkali-kali, dan anda tidak membutuhkan upgrade yang bianyanya tentu lebih besar.

3. Trading Kapan Saja dan Dimana Saja

Server virtual hadir dengan fitur otomatis yang membuatnya bisa beroperasi selama 24 jam per hari dan 7 hari per minggu. Artinya, anda bisa melakukan trading kapan saja, bahkan saat komputer anda dinon-aktifkan. Kenapa? Karena sistem tetap berjalan. Anda bisa mengatur sistemnya dan meninggalkan komputer untuk mengerjakan hal lain.

Selain itu, server forex VPS memungkinkan anda untuk terhubung dengan platform trading dari mana saja, sepanjang terdapat koneksi internet. Bahkan, anda bisa login di daerah hotspot seperti kafe atau hotel. Berkat dukungan server virtual, ruang gerak anda tidak dibatasi oleh tempat. Anda tidak harus duduk di depan komputer di rumah untuk melakukan aktivitas trading.

Bagaimana Cara Memilih Server Forex Trading?

Setelah mengetahui sejumlah alasan mengapa anda direkomendasikan memilih Virtual Private Server (VPS), berikut adalah beberapa tips bagi anda untuk memilih server:

  • Lokasi

Posisi server virtual akan mempengaruhi latency. Jadi, pilihlah lokasi penyedia server dengan seksama. Jika broker forex yang anda pilih memiliki server yang sebagian besar berada di dalam negeri, maka sebaiknya pilihlah VPS forex dalam negeri juga. Demikian sebaliknya jika broker forex memilih server yang berada di luar negeri. Perlu diingat bahwa, selisih latency yang kecil sekalipun akan sangat mempengaruhi pengalaman trading anda.

  • Spesifikasi

Untuk forex trading, dibutuhkanr ruang server minimal 1GB RAM, apalagi jika anda menggunakan platform canggih seperti Metatrader 4. Jika kapasitas server rendah, sementara anda menggunakan platform dengan spesifikasi tinggi, bisa dibayangkan akibatnya, yakni aktivitas trading yang tersendat-sendat. Hal ini terjadi karena kapasitas server tidak sebanding dengan aktivitas trading yang harus ditopangnya.

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan tentunya uptime. VPS memang menjanjikan uptime yang optimal hingga 99.9%, namun anda harus tetap memastikannya sebelum memilih server. Demikian juga dengan harga paketnya. Pilihlah paket VPS yang bersaing, bukan yang paling murah. Harga tetap mempengaruhi kualitas. Harga yang terlalu murah harus dipertanyakan, karena bisa jadi layanannya bermasalah kelak.

Server yang bekerja optimal, uptime 99.9% atau bahkan 100%, serta latency yang rendah adalah kombinasi sempurna untuk mendukung aktivitas trading anda. Selamat melakukan trading!

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar