Rekomendasi Sekuritas dan Produk Investasi Reksa Dana Terbaik

Rekomendasi Sekuritas dan Produk Investasi Reksa Dana Terbaik

Kaum milenial kini semakin melek investasi. Tidak hanya di sektor riil, sektor keuangan terutama pasar modal kerap menjadi pilihan untuk mengalihkan kelebihan dana. Selain saham, investasi reksa dana yang mudah diperjualbelikan melalui aplikasi investasi di gawai semakin banyak peminat.

Sebutlah Bareksa, Bibit, dan berbagai aplikasi milik perusahaan sekuritas menyediakan produk reksa dana untuk dipilih oleh investor. Hanya dengan jentikan jari, investasi begitu mudah dikantongi. Setelah membeli dengan harga murah, investor bisa menjualnya kembali saat harganya lebih tinggi dan memperoleh laba dari selisihnya.

Maraknya investasi reksa dana didukung dengan semakin banyak produk pilihan yang tersedia di pasar modal. Saat ini jumlah produk reksa dana yang tersedia di pasar modal ada kisaran 2207, 293, diantaranya adalah produk reksa dana syariah. Sisanya merupakan produk konvensional.

Investasi Reksa Dana

Perbedaan Prinsip Reksa Dana Konvensional dan Syariah

Secara prinsip, pengertian reksa dana syariah dan konvensional adalah sama. Investor yang membeli produk reksa dana mengumpulkan uangnya di manajer investasi dan bank kustodian melalui agen, kemudian mereka akan mengelolanya sehingga investor mendapat keuntungan.

Pada sistem pengelolaan reksa dana syariah, manajer investasi yang mengelola reksa dana syariah tidak diperkenankan menanamkan modal di sektor usaha yang haram. Mereka harus mentaati sejumlah peraturan dan pelaksanaannya diawasi oleh DPS.

Apa Itu Dewan Pengawas Syariah?

Dewan Pengawas Syariah (DPS) adalah beberapa orang yang ditunjuk untuk mengawasi pengelolaan dana investasi reksa dana agar sesuai dengan prinsip syariah. Manajer investasi harus selalu berkonsultasi dengan DPS untuk memastikan setiap pemilihan portofolio dan sistem transaksi yang digunakan tidak menyalahi fatwa DSN MUI.

Keunggulan Reksa Dana Syariah

Reksa dana syariah memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh reksa dana konvesional. Meskipun jumlahnya lebih sedikit dari produk reksa dana konvensional, tren minat investor terhadap produk ini semakin hari semakin terus meningkat.

Kelebihan yang dimiliki oleh reksa dana syariah pertama adalah dijamin sesuai dengan prinsip syariah yang diatur dalam Fatwa DSN MUI. Dengan demikian pengelolaan dana investasi harus sesuai dan tidak menyalahi prinsip syariah. Dana investasi reksa dana syariah hanya boleh ditanamkan di portofolio yang halal.

Kedua, reksa dana merupakan produk investasi minim risiko dan praktis. Investor hanya perlu mempercayakan dananya kepada manajer melalui agen penjual reksa dana dan setelah waktu tertentu mendapat kenaikan nilai asset. Bagi investor pemula pun, pembelian dan penjualan kembali reksa dana mudah dilakukan melalui aplikasi.

Pengawasan oleh DSN dalam proses transaksi menjamin produk pilihan manajer investasi adalah halal dan pendapatan yang diperoleh investor sesuai dengan prinsip syariah. Oleh karena itu investor bisa merasa tenang karena produk investasinya terhindar dari yang haram.

Jenis Produk dan Rekomendasi Reksa Dana Syariah Terbaik di Indonesia

Manajer investasi dan bank kustodian yang bertugas mengumpulkan dana para investor juga berperan sebagai pengelola portofolio investasi. Manajer investasi harus selektif dan penuh perhitungan untuk memilih portofolio tujuan. Dari berbagai jenis portofolio tujuan investasi, berikut jenis dan rekomendasi produk terbaik:

  • Reksa Dana Saham Syariah

Model seperti ini ialah yang dialokasikan khusus pada saham syariah dan pasar uang. Umumnya reksa dana jenis ini dialokasikan 20% di pasar uang dan 80% pada saham syariah yang terdaftar pada Daftar Efek Syariah.

Menurut beberapa sumber, di tahun 2021 ini Schroder Global Sharia Equity Fund sebagai salah satu jenis investasi reksa dana saham mampu memberi imbalan sebesar 2.72%. Selain Global, PNB Paribas Greater China Equity Syariah memberikan imbal hasl sebesar 2.31% dan Manulife Saham Syariah memberikan imbal hasil sebesar 2.29%.

  • Reksa Dana Pasar Uang

Seperti namanya, reksa dana syariah pasar uang dialokasikan 100% untuk produk investasi di pasar uang. Reksa dana jenis ini berpotensi memberikan return lebih tinggi dari deposito. Karena perputaran investasi di pasar uang cenderung cepat, maka risiko di sektor ini pun paling rendah dibanding jenis reksa dana lain.

Pada awal 2021, rekomendasi reksa dana pasar uang terbaik diantaranya adalah Mega Dana Kas Syariah yang mampu memberikan return setara 6.35%. Selanjutnya ada PNM Pasar Uang Syariah dengan return setara 1.96% dan PNM Faaza sebesar 1.02%.

  • Reksa Dana Pendapatan Tetap

Produk pasar modal syariah yang memberikan pendapatan tetap untuk jangka 1 tahun atau lebih adalah sukuk. Manajer investasi reksa dana melalui reksa dana pendapatan tetap menanamkan modal dari investor ke sukuk dan pasar uang.

Biasanya, porsi alokasi investasi di sukuk untuk reksa dana pendapatan tetap adalah sebesar 80% dan sisanya dialokasikan di pasar uang. Dengan diversifikasi investasi semacam ini, risiko investasi dapat diminimalsir.

Rekomendasi reksa dana pendapatan tetap saat ini adalah MNC Dana Syariah yang memberikan imbal hasil 1.38%. Reksa dana pendapatan tetap lainnya menawarkan imbal hasil kurang dari 1% sehingga tidak masuk daftar 10 reksa dana syariah terbaik rekomendasi tahun 2021.

  • Reksa Dana Campuran

Reksa dana campuran berarti mengalokasikan dana investasinya untuk beberapa portofolio sekaligus. Menurut kreditpintar.com, porsi dana untuk produk pasar uang adalah sebesar 20%, 30% untuk sukuk dan sisanya 50% di saham syariah.

Porsi investasi di saham syariah cukup besar karena berpotensi mendapat return paling besar dalam waktu relaitif singkat. Akan tetapi, dalam investasi berlaku hukum high risk high return, yang berarti tingginya potensi pendapatan seiring dengan tingginya potensi risiko. Jika terjadi sesuatu pada saham yang dipilih, investasi reksa dana di pos ini juga terdampak.

Dari beberapa jenis reksa dana yang ada di pasar modal syariah Indonesia di atas, reksa dana saham memiliki potensi pendapatan paling tinggi dibanding jenis lain. Anda bisa memilih jenis reksa dana ini jika berorientasi pada keuntungan dalam waktu singkat.

Akan tetapi jika Anda mengutamakan minimnya risiko maka bisa memilih reksa dana pendapatan tetap atau campuran agar diversifikasi investasi dapat berjalan semestinya. Perencanaan yang matang di bidang investasi dapat mencegah timbulnya risiko yang menghabiskan modal.

Cara Meraih Untung dari Investasi Reksa Dana Syariah

Untuk memulai investasi reksa dana yang dianggap menguntungkan ini, Anda perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin. Pertama hanya gunakan dana yang idle, tidak terpakai dalam waktu lama untuk memulai investasi. Jangan gunakan dana yang khusus untuk memenuhi kebutuhan pokok karena akan merusak pengaturan keuangan.

Jika dana khusus investasi sudah tersedia, maka mulailah dengan menentukan tujuan yang spesifik dan iringi dengan usaha yang benar untuk mewujudkannya. Anda perlu menguasai ilmu investasi dan analisis portofolio secara mandiri agar tidak selalu menggantungkan pada pihak lain.

Dengan rekomendasi produk investasi reksa dana di atas, Anda bisa memilih produk terbaik yang sesuai dengan anggaran yang dimiliki. Jangan memaksakan untuk membeli produk reksa dana yang memberi imbal hasil tinggi tanpa menimbang ketersediaan dana.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program Rekomendasi Sekuritas dan Produk Investasi Reksa Dana Terbaik