Bagaimana Memilih Wireless Earphone Dengan Benar??? [Part 2]

  • Hati hati

Mengingat sifat dari produk tersebut, Wireless Earphone yang benar-benar rentan jatuh. Dengan atau tanpa kasing, semuanya memang rentan terhadap kerusakan di setiap hal yang kadang kala tidak terduga. Jadi masuk akal untuk berinvestasi dalam penutup silikon untuk membeli kasing. Ini tersedia secara online untuk model yang lebih populer. Juga, jika kamu menjatuhkan pasangan di tanah, berhati-hatilah untuk tidak menginjaknya saat mencari mereka.

  • Pembatalan kebisingan (noise-canceling)

Beberapa model kelas atas sekarang menawarkan pembatalan kebisingan, yang merupakan fitur hebat bagi mereka yang bekerja dari rumah atau kantor. Namun, fitur ini akan lebih mahal. Juga, perlu diingat bahwa model dengan pembatalan bising cenderung menguras baterai lebih cepat. Jika menggunakan model dengan peredam bising, cari model yang menawarkan mode transparansi sehingga tidak sepenuhnya terputus dari lingkungan.

Nonaktifkan pembatalan bising saat lingkungan tidak terlalu berisik. Ini akan membuat kamu menghemat baterai lebih lama.

Bagaimana Memilih Wireless Earphone

Jangan Lupakan 2 Hal ini dari Wireless Earphone

  • Kualitas audio

Kualitas audio akan lebih baik pada model yang diberi harga lebih karena mereka akan dapat menawarkan driver dan fitur yang lebih baik seperti peredam bising dan equaliser. Selain itu, Wireless Earphone yang lebih besar cenderung lebih baik pada kualitas audio karena mereka memiliki lebih banyak ruang untuk driver yang lebih besar.

Karena model-model ini benar-benar ada di telinga, tingkat toleransi kamu untuk sesuatu yang tidak berkualitas tinggi akan lebih rendah.

  • Mikrofon

Karena ini adalah model yang cenderung di kenakan untuk jangka waktu yang lebih lama, kamu juga akan membuat banyak panggilan saat menggunakannya. Karenanya dapatkan wireless arphone yang memiliki reputasi baik untuk kualitas mikrofon.

Model yang lebih kecil kurang bagus untuk mendapatkan suara, dan cenderung memiliki kualitas mikrofon yang lebih buruk. Jadi model yang sedikit menonjol ke arah mulut akan menawarkan kualitas panggilan yang lebih baik.

Jadi itu tadi cara memilih Wireless Earphone agar mendapat sesuai dengan kebutuhan dan tidak menghambur-hamburkan uang. Kita tentu saja akan merugi jika membeli yang ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Apalagi jika kita sudah terlanjut membeli, ternyata ini tidak kompatibel dengan smartphone kita.

Bagaimana Memilih Wireless Earphone Dengan Benar??? [Part 1]

Wireless Earphone seperti namanya, ini tidak memiliki kabel sama sekali, baik untuk terhubung ke sumber atau di antara mereka sendiri. Ini tergantung pada teknologi Bluetooth dan sebagian besar yang baru mematuhi standar Bluetooth 5.0 terbaru. Semua model dilengkapi dengan charging case yang mengisi daya dan juga memiliki baterai untuk diisi dayanya saat bepergian.

Harganya juga sangat bervariasi diantara satu merk dengan merk yang lainnya. Berapa murah dan mahal harganya, semua memang tergantung kualitas serta fitur yang mereka andalkan. Bisa dibilang, kualitas dan fitur audio berbanding lurus dengan jumlah uang yang kamu keluarkan.

Memilih Wireless Earphone

Memilih Wireless Earphone

  • Harga

Harga murah cenderung memiliki kualitas audio yang tidak terlalu bagus. Jadi jika kamu benar-benar rewel tentang pengalaman audio maka harus dan yang lebih besar. Juga, masalah konektivitas biasa terjadi pada perangkat yang lebih terjangkau. Seringkali earphone kehilangan pasangan dengan ponsel dan di antara mereka sendiri.

Ini bisa membuat frustasi karena sering kali kamu harus berjuang agar tersinkronisasi. Juga, daya tahan baterai tidak terlalu bagus pada model yang lebih murah.

  • Tips Dari Audiophile

Beberapa model yang lebih terjangkau tidak memiliki baterai dalam tempat pengisian daya. Model terkecil adalah yang tidak memiliki baterai cadangan dan ini sebaiknya dihindari. Salah satu aspek terpenting yang perlu diingat saat membeli wireless earphone, adalah kesesuaiannya. Karena ini adalah sesuatu yang harus tetap di telinga, kecocokan sangat penting.

Jadi baca ulasan tentang feedback sebelum kamu memutuskan untuk membeli. Model on-ear, seperti AirPods pertama, tidak memiliki ujung silikon dan mungkin tidak nyaman di semua telinga. Banyak model yang lebih baru menawarkan metode kunci di mana kamu meletakkannya di telinga dan mengubahnya sedikit agar pas.

Model terbaik adalah yang ringan dan terlupakan segera setelah kamu memakainya. Banyak model datang dengan sirip loop silikon untuk membantu menjaga mereka tetap di tempat, terutama ketika sedang berolahraga.

  • IPX rating

Seperti kecocokan mereka, ingat juga peringkat IPX. Kamu harus mendapatkan setidaknya model tahan-keringat (peringkat IPX7) jika ingin mengunakan untuk joging dan latihan. Kamu dapat mengabaikan aspek ini jika digunakan untuk bekerja, atau untuk menikmati musik saja. Selain itu, peringkat IPX yang baik berarti juga terlindung dari debu.

Daftar Toko Online Yang Bisa Bayar Di Tempat

Untuk menarik jumlah pelanggan beberapa situs jual beli online berlomba-lomba menawarkan program unggulannya, mulai dari program voucher gratis ongkos kirim hingga penerapan sistem COD (cash on delivery), bagi kamu yang sering melakukan transaksi jual beli online tentu sudah tidak asing lagi dengan beberapa toko online yang bisa bayar di tempat.

Biasanya orang lebih tertarik membeli produk secara online jika metode pembayarannya bisa COD, hal di disebabkan sistem COD atau bayar di tempat di anggap lebih aman dari tindak penipuan. Namun dari sekian banyaknya situs jual beli online yang ada di Indonesia tidak semuanya memiliki fasilitas COD.

Untuk transaksi online sendiri yang paling penting ialah jangan pernah mau untuk melakukan pembayaran ke nomor rekening pribadi. Jika tidak tersedia rekening bersama maka kamu bisa memanfaatkan jasa rekber yang memang sudah terpercaya.

toko online bayar di tempat

Toko Online Yang Bisa Bayar Di Tempat

Nah, bagi kamu yang tertarik dengan toko online yang bisa bayar di tempat, berikut ialah beberapa toko online atau marketplace yang bisa kamu gunakan.

1. Bukalapak

Bukalapak ialah termasuk salah satu toko online yang menerapkan sistem bayar di tempat. Akan tetapi kamu juga perlu selektif dalam memilihnya, sebab tidak semua produk yang dijual di Bukalapak memiliki fitur tersebut. Jika kamu berminat melakukan transaksi dengan sistem COD atau bayar di tempat, untuk lebih mudah sebaiknya gunkan filter dalam pencarian. Dan selain itu nominal belanja yang bisa dilakukan dengan sistem COD juga tidak boleh melebihi angka 5 juta.

2. Lazada

Diantara beberapa situs jual beli online Lazada merupakan yang paling banyak menyediakan fasilitas COD disetiap produk yang mereka jual. Adapun cara untuk menikmati fasilitas tersebut juga sangat mudah, langkah pertama ialah kamu harus menginstal terlebih dahulu aplikasi Lazada di Play Store, selanjutnya pilih barang atau produk yang ingin kamu beli, dibagian pojok atas sebelah kiri klik filter dan masukan kata kunci COD/bayar di tempat, maka akan muncul beberpa produk yang kamu inginkan dan memiliki fasilitas COD.

3. Zalora

Zalora adalah situs jual beli online yang konsen dibidang fashion, hampir seluruh jenis pakaian untuk wanita maupun pria tersedia di situs jual beli online yang satu ini. Untuk sistem pembayaran Zalora memiliki beberapa cara, yang pertama kamu bisa melakukan pembayaran dengan sistem transfer, yang kedua dengan sistem pembayaran di tempat kantor Zalora, dan yang terahir adalah dengan sistem COD/bayar di tempat. Khusus untuk sistem COD/bayar di tempar Zalora membatasi dengan maksimal nominal belanja 2 juta saja dan hanya tersedia untuk kota-kota besar.

4. Blibli

Seperti toko online terpopuler lainya, Blibli juga memiliki fitur COD atau bayar di tempat. Namun tidak semua produk di Blibli memiliki fasilitas ini, hanya beberapa produk saja yakni produk atau barang yang secara langsung dikirim dari pihak Blibli. Angka atau nominal belanjanya pun dibatasi, yakni mulai dari 10 ribu hingga 3 juta. Itu artinya jika kamu belanja dengan melebihi angka 3 juta maka secara otomatis tidak bisa menikmai fasilitas COD atau bayar di tempat.

5. Shopee

Selain beberapa situs jual beli online di atas, Shopee juga merupakan salah satu situs jual beli online atau merketplace yang memiliki fitur bayar ditempat. Hampir seluruh seller di Shopee menerapkan sistem COD, selain itu Shopee juga sangat terkenal dengan banyaknya voucher gratis ongkos kirim.

6. Tokopedia

Sama persis dengan Shopee, di toko online yang satu ini juga tidak semua seller memiliki fitur bayar di tepat. Untuk mempermudah mencari seller mana saja yang menerapakan metode bayar di tempat kamu bisa menggunakan fitur filter pada bagian bawah jika kamu menggunakan aplikasi Tokopedia.

Itulah beberapa toko online yang memiliki fitur COD (cash on delivery) atau sistem bayar di tempat. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu.

Mendapat Sound Yang Enak bagi Audiophile Pemula

Langkah yang paling sering dilakukan audiophile pemula adalah mencari DAP Portable Hi-Res (Digital Audio Player) dalam banyak kasus. Ini sebenarnya bisa menjadi sangat mahal di dompet jika mengikuti trend yang ada. Namun bukan berarti ini cara yang salah, hanya saja ini bisa membuat pengeluaran kamu nanitnya.

Namun sekarang kamu jangan berkecil hati, kami memberikan sediki tips untuk mendapatkan suara yang berkualitas tinggi. Di bawah ini kami akan memberikan beberapa solusi alternatif, selihkan membaca.

Audiophile Pemula

Tips Untuk Audiophile Pemula

Gunakan Hi-Res Bluetooth amplifier jika merasa output volume tidak cukup baik. Selain itu jika merasa bass kurang tenaga dan membuat lagu yang kamu mainkan kurang menarik, ini bisa menjadi solusi yang praktis. Ini dikarenakan, sebuah Amplifier mengalikan amplitudo suara dan membuat output suara lebih keras.

Ada banyak teknologi yang membuat amp yang perlua di ketahui Audiophile Pemula. Pada dasarnya mereka terdiri dari rangkaian transistor dan membuatnya lebih keras dengan sirkuit untuk mengendalikannya.

Untuk menentukan amp yang tepat untuk headphone, kamu perlu memahami konsep impedansi. Kamu mungkin telah menemukan istilah impedansi cukup sering, itu dalam spesifikasi semua headphone, earphone dan speaker. Impedansi, dalam konteks headphone, adalah hambatan terhadap arus yang mengalir sebagai sinyal audio.

Kebanyakan In-ear dan Over-ear memiliki impedansi pada kisaran 15 hingga 32 ohm. Headphone ini pasti akan dapat memutar musik ke tingkat volume yang tepat tanpa memerlukan penguat headphone. Di sisi lain, jika DAC di smartphone atau komputer memiliki kualitas di bawah standar,menambahkan penguat kemungkinan akan membuat suara lebih buruk.

Headphone yang memiliki tingkat impedansi di atas 35 ohm, tidak dapat digerakkan oleh sumber secara langsung, karena mereka mungkin tidak dapat memberikan daya yang cukup. Dari 35 ohm hingga 300 ohm, headphone memiliki tingkat impedansi tinggi untuk melindunginya dari kerusakan saat dicolokkan ke sumber daya tinggi.

Level impedansi juga dijaga agar tetap setara untuk memberikan respons daya yang lebih baik terhadap material berkualitas tinggi yang digunakan pada driver.

Sebagian besar amplifier headphone mampu menggerakkan headphone hingga 100 ohm ke atas. Periksa impedansi headphone saat mendapatkan Amp. Periksa juga kompatibilitas jack yang dimiliki headphone dan bagaimana kamu dapat menghubungkannya ke Amp.

Konverter digital ke analog atau chip DAC bertanggung jawab untuk mengonversi file musik digital ke output sinyal analog dari ponsel. Semua ponsel, laptop, dan perangkat apa pun dengan output 3.5mm akan memiliki DAC inbuilt. Sayangnya, sebagian besar DAC smartphone sangat tidak memadai dalam memberikan output suara berkualitas baik. Jadi bagi Audiophile Pemula, mengetahui hal ini sangat penting.

Portable amp terbaik Dengan DAC Built-In 2020

Jika headphone kelas atas kamu terdengar tak memuaskan saat di pasangkan denga PC atau ponsel, kamu mengukin perlu sebuah Portable amp. Namun perlu diingat, sebagian besar orang tidak akan merasakan peningkatan yang besar jika dibandingkan dengan apa yang mereka punya. Kecuali mereka punya headphone yang bagus.

Namun untuk kamu para Audiophile, kami akan memberikan rekomendasinya. Yang jelas ini akan sangat berpengaruh besar pada yang yang kamu dengarkan.

Portable amp

Portable amp terbaik 2020

  • AudioQuest DragonFly Red

Perangkat yang satu ini bertenaga USB dan sangat cocok untuk digunakan di komputer. Suara yang dihasilkan akan sangat hebat, apalagi jika dipadukan dengan Headphone berkualitas. Sentuhan soundstage tiga dimensi, bass yang lebih presisi, akan sangan berbeda dengan bawaan PC. Harganya sekitar % 200, dan kamu akan merasakan audio yang berbeda.

Ini kompatibel dengan Windows dan macOS, meskipun mungkin memerlukan adaptor. Namun, karena tidak memiliki baterai dan daya yang cukup, ini adalah pilihan yang buruk untuk digunakan dengan perangkat portabel genggam.

  • IFI Hip-DAC

IFi Hip-dac berharga sekitar $150 dan dilengkapi dengan tenaga baterai. Jadi bisa dikatakan Portable amp ini sangat cocok untuk dibawa kemana-mana. Pagi para penggemar yang cukup sensitif, mereka pasti akan mendengar detail yang berbeda.

Yang jelas ini akan memberi daya yang lebih pada headphone yang kamu gunakan. Masa pakai baterai sekitar 8 hingga 12 jam penggunaan. Namun karena bentuknya yang agak besar, ini akan kurang cocok untuk di colokan ke PC.

  • FiiO Q5s

Memiliki kemampuan untuk terhubung melalui USB-mikro, digital koaksial, digital optik, atau 3,5 mm. Jadi FiiO Q5s memiliki fleksibilitas untuk memperkuat lebih dari sekadar PC, laptop atau perangkat portabel. Untuk masa pakai baterai, ini tergantung masa pemakaian, bisa sampai 10 -15 jika menggunakan koneksi yang berbeda. Namun yang membuat ini sedikit tidak nyaman adalah harganya yang terlalu tinggi sekitar $300.

Sebelum kamu membeli Portable amp untuk mendapatkan kualitas suara yang lebih baik, pertimbangkan sumber musik kamu. Kualitas rekaman yang kamu dengarkan sangat berperan. Dengan rekaman dan headphone yang hebat, kebanyakan orang akan kesulitan mendengar variasi antara sebagian besar DAC / amp portabel dan jack headphone standar pada PC mereka.

Cara Uninstall Aplikasi di Laptop Dengan OS Windows

Cara unistall aplikasi di laptop bisa dilakukan tanpa bantuan pihak ketiga atau software lain. Laptop sudah dilengkapi dengan fitur canggih untuk mendukung performa perangkat. Setiap perangkat memiliki spesifikasi yang berbeda, termasuk kapasitas penyimpanannya. Tidak jarang banyaknya aplikasi membuat laptop menjadi lemot dan down.

Saat hard disk laptop sudah melebihi batas, kinerja perangkat bisa menurun dan mengganggu aktivitas. Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda harus mencopot (uninstall) beberapa aplikasi yang terinstall sebelumnya. Anda bisa memilih aplikasi yang sudah tidak digunakan untuk membebaskan ruang penyimpanan lebih luas.

Selain unistall aplikasi, Anda juga bisa menghapus file cache atau sampah yang menumpak. File tersebut sering muncul melalui aplikasi yang terpasang pada laptop. Dengan demikian, kinerja laptop bisa lebih optimal dan Anda bisa menggunakan laptop dengan nyaman sesuai kebutuhan. Berikut adalah cara uninstall aplikasi di laptop sesuai dengan Operating System (OS) yang mendukung perangkat anda:

cara uninstall aplikasi di laptop

Cara Uninstall Aplikasi di Laptop Windows 10

Setiap perangkat mempunyai fitur yang berbeda, sesuai windows dan spesifikasinya. Salah satunya sistem operasi laptop terbaru yang banyak digunakan saat ini adalah windows 10. Sistem operasi terbaru ini memiliki tampilan yang lebih profesional, sehingga memberikan kesan menarik bagi perangkat.

Jika Anda menggunakan windows 10 pada laptop, ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk mengosongkan penyimpanan. Pastikan aplikasi yang dicopot sudah tidak atau jarang digunakan. Seiring penggunaan aplikasi, banyak file sampah yang muncul dan memakan ruang penyimpanan laptop.

Saat RAM hampir penuh, Anda tidak bisa menyimpan file atau data penting. Bahkan ada beberapa aplikasi yang tidak bisa dibuka karena ruang penyimpanan tidak mencukupi. Oleh karena itu, segera uninstall aplikasi yang tidak digunakan dengan cara sebagai berikut.

Melalui Menu Start

Cara uninstall aplikasi di laptop melalui menu Start pada laptop, yaitu:

  • Aktifkan laptop Anda, dan pilih menu Start yang ada di bagian kiri layar monitor.
  • Pilih menu Windows Store, dan tentukan aplikasi yang ingin diuninstall.
  • Setelah aplikasi sudah dipilih, klik kanan dan pilih menu Uninstall.
  • Sistem akan memproses perintah tersebut, dan aplikasi sudah tidak terhapus pada sistem.
  • Periksa ruang penyimpanan Anda di disk C, dan kapasitas ruang akan bertambah.
  • Jika memang masih kurang cukup, Anda bisa menghapus aplikasi lain dengan cara yang sama.

Melalui Menu Settings

Selain jalan paling cepat melalui Start, cara uninstall aplikasi di laptop juga bisa melalui menu Settings. Cara ini berlaku untuk berbagai sistem operasi komputer, termasuk windows 10. Anda bisa mengikuti langkah sebagai berikut.

  • Setelah laptop nyala, pilih menu Start dan klik kanan pada ikon tersebut.
  • Pilih menu Apps and Features, tunggu hingga muncul jendela atau laman baru.
  • Setelah jendela muncul, semua aplikasi yang terpasang pada laptop akan ditampilkan pada laman tersebut.
  • Pilih aplikasi yang ingin dicopot, dan klik kanan pada aplikasi tersebut.
  • Pilih menu Uninstall dan tunggu beberapa saat sampai aplikasi terhapus dari perangkat.

Melalui Control Panel

Masih ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencopot aplikasi pada laptop, yaitu melalui Control Panel. Cara uninstall aplikasi di laptop dengan cara ini sangat mudah dan cepat, dibandingkan harus menggunakan bantuan aplikasi lain atau pihak ketiga. Cara mencopot aplikasi melalui Control Penel adalah sebagai berikut.

  • Pada bagian bawah kiri layar monitor laptop terdapat kotak pencarian, ketik Programs and Features pada kotak tersebut.
  • Setelah muncul, pilih menu tersebut dan And akan beralih ke jendela baru.
  • Jendela tersebut menampilkan semua aplikasi yang terpasang di laptop, termasuk aplikasi yang sudah rusak atau tidak digunakan.
  • Pilih aplikasi yang ingin dicopot, dan klik kanan lalu Uninstall. Tunggu hingga aplikasi terhapus dan ruang penyimpanan terbebas.

Cara Uninstall Aplikasi di Laptop Windows 8 dan 8.1

Jika hard disk laptop penuh, Anda tidak bisa menginstall atau memasang aplikasi maupun melakukan update. Pembaruan sistem sangat penting untuk meningkatkan kinerja laptop lebih maksimal. Saat penyimpanan terbatas, otomatis tidak ada ruang untuk menyimpan data penting lain. Kondisi ini sangat berpengaruh pada keamanan laptop Anda. Jika sistem gagal diperbarui maka performa laptop akan menurun. Anda juga tidak bisa memasang program lain yang dibutuhkan. Jika Anda menggunakan windows 8 atau 8.1, Anda bisa mengikuti cara mencopot aplikasi dengan aman sebagai berikut.

Melalui Menu Start

Sama halnya dengan windows 10, pada sistem operasi ini juga memiliki layanan uninstall aplikasi yang mudah, dengan cara:

  • Pilih menu Start atau tombol pintas pada keyboard yaitu Windows Key.
  • Cari menu Windows Store yang berisi daftar aplikasi pada laptop.
  • Pilih aplikasi yang ingin dibuang, klik kanan dan pilih opsi Uninstall.
  • Biasanya aplikasi yang jarang digunakan tidak tersedia dalam menu Start. Anda bisa mencarinya dengan menu Drop Down.
  • Pastikan semua aplikasi yang rusak atau asing dicopot dengan aman, agar penyimpanan bisa terbebas.

Melalui PC Settings

Windows 8 dan 8.1 juga menyediakan layanan uninstall melalui menu Settings. Cara uninstall aplikasi di laptop dengan menu ini sangat mudah dan cepat. Anda juga bisa menemukan banyak aplikasi yang sudah lama dan banyak menyimpan file cache.

  • Pilih menu Start pada layar monitor laptop, dan pilih menu PC Settings.
  • Tunggu beberapa saat hingga terbuka jendela baru dari menu tersebut, lalu pilih menu Search and Apps.
  • Pada opsi App Sizes, dan Anda akan melihat semua aplikasi pada laptop yang sudah terpasang.
  • Tentuka aplikasi yang sudah rusak atau berukuran besar tapi tidak digunakan, klik menu Uninstall aplikasi.
  • Aplikasi yang dicopot sudah tidak tersedia dalam windows store Anda, dan hard disk bisa memuat program lainnya.

Melalui Control Panel

Anda juga bisa menginstall aplikasi melalui menu Control Panel. Caranya sangat mudah, yaitu sebagai berikut.

  • Pilih tombol Windows Key atau menu Start.
  • Pilih Program and Features yang ada di bagian atas menu Start.
  • Anda bisa memilih aplikasi yang ingin dibuang, dan klik kanan lalu Uninstall aplikasi tersebut.
  • Jika masih memerlukan ruang penyimpanan lagi, Anda bisa mencopot aplikasi lain yang sudah digunakan.

Cara Uninstall Aplikasi di Laptop Windows 7

Jika Anda menggunakan sistem operasi windows 7, untuk menghapus aplikasi hanya bisa melalui Control Panel. Saat hard disk sudah penuh, laptop akan mengalami masalah atau eror. Laptop yang eror akan ditandai dengan informasi “Low Disk Space” dan membuat sistem menjadi crash.

Sistem yang mengalami crash atau macet, bisa menyebabkan kerusakan pada data maupun perangkat. Laptop membutuhkan ruang penyimpanan untuk menyimpan data atau program penting. Saat sistem crash, sudah pasti tidak ada ruang kosong yang bisa digunakan dalam hard disk.

Untuk mencegah penurunan kinerja laptop tersebut, Anda harus mencopot aplikasi yang tidak digunakan. Bagi pengguna windows 7, cara uninstall aplikasi adalah sebagai berikut.

  • Pilih menu Start, dan pilih menu Control Panel.
  • Pilih menu Programs, lalu pilih Programs and Features untuk menampilkan daftar aplikasi.
  • Pilih program atau aplikasi yang ingin dilepas, klik kanan dan Uninstall.
  • Cek kembali aplikasi tersebut, jika sudah tercopot program sudah tidak tersedia dalam menu tersebut.

Ada banyak cara uninstall aplikasi di laptop berbasis OS windows yang bisa anda kerjakan sendiri di rumah. Saat muncul tanda hard disk penuh atau low, segera copot aplikasi yang sudah rusak atau tidak digunakan. Jika terus dibiarkan, perangkat Anda bisa mengalami crash dan berujung kerusakan.

Razer BlackShark V2: Headset baru untuk Esports

Semakin banyak produsen headset gaming yang berfokus pada pasar e-sports. Sekarang Razer BlackShark V2 hadir dipasaran dan tentunya ingin memenuhi tuntutan tertinggi konsumen. Selain THX Spatial Audio berkualitas tinggi, profil game individual juga untuk memastikan hal ini.

Menurut Razer, ini tidak hanya memudahkan untuk menemukan lawan, tetapi juga meningkatkan perendaman secara umum.

Ketika BlackShark hadir di 2012, itu sudah menikmati popularitas besar saat kemunculanya. Jadi, mungkin hanya akan menjadi masalah waktu sebelum headset ini populer dengan versi terbaru. Fokus Razer sekali lagi di bidang e-sports.

Untuk meyakinkan lebih dari versi pertama headset, beberapa poin telah ditingkatkan dalam hal teknologi.

Razer BlackShark V2

Keunggulan Razer BlackShark V2

Pabrikan jelas fokus pada suara ketika mendesain Headset ini. Secara khusus, pabrikan telah memberikan headset barunya mesin yang sama sekali baru yang berfokus pada surround sound. Ini adalah THX Spatial Audio.

Namun di luar itu, headset baru memungkinkan penciptaan yang disebut Profil Game. Ini membuatnya lebih mudah untuk melacak lawan dan meningkatkan pengalaman bermain secara keseluruhan.

Untuk Razer BlackShark V2, mereka mengembangkan driver 50mm yang sama sekali baru. Headset ini juga menawarkan noise cancelling yang ditingkatkan selain dari THX Spatial Audio yang telah disebutkan. Karena mikrofon yang cocok juga diperlukan untuk komunikasi yang lancar, para ahli di pabrikan juga memperbaikinya.

Pabrikan juga menginstal driver TriForce Titanium dengan ukuran 50 mm di BlackShark V2. Menurut pabrikan, driver ini seharusnya memberikan “kinerja audio kelas atas”. Razer mencapai ini dengan membagi menjadi tiga area berbeda.

Dengan demikian, pengguna berkonsentrasi sama pada posisi terendah, tertinggi dan tengah. Karena setiap arah suara mendapat manfaat dari bagian yang terpisah, suara sejernih kristal pada akhirnya harus dibuat.

Razer BlackShark V2 jelas sangat bangga dengan implementasi THX Spatial Audio. Bagaimanapun, ini seharusnya meningkatkan pengalaman bermain game secara efektif. Profil yang digunakan di sini telah disertifikasi khusus oleh pengembang game. Pengaturan suara dapat disesuaikan dalam software Synapse 3. Saat dirilis, sudah 18 game yang bisa mode terbaru ini.

PCI Express 3.0 vs 4.0: Yang Terbaru Lebih Baik???

Antarmuka PCI Express 3.0 telah memantapkan dirinya sebagai standar selama 10 tahun terakhir dan dapat ditemukan di hampir setiap motherboard. Ini mungkin tidak akan terguncang tahun ini juga, meskipun penerus PCI Express 4.0 telah ada di pasaran sejak awal tahun.

Pertanyaannya adalah: Apakah ini sepadan dengan usaha? Bisakah mengharapkan kinerja yang lebih baik? Kita lihat saja penjelasannya.

Apa itu PCI Express?

Apa itu PCI Express?

Kami tidak ingin meragukan pengetahuan kamu, tetapi mungkin akan bermanfaat bagi sebagian dari kamu untuk mengetahui apa PCI-Express ( Peripheral Component Interconnect Express ) sebenarnya. Intinya adalah itu adalah antarmuka standar untuk kartu plug-in yang dapat di gunakan untuk memperluas atau meningkatkan sistem.

Ini biasanya terletak di mainboard komputer, server atau notebook dalam bentuk slot. Ini berarti dapat menghubungkan periferal seperti kartu grafis atau bahkan beberapa hard drive atau SSD langsung ke sistem dan berkomunikasi dengan prosesor dan chipset tanpa jalan memutar.

Versi pertama dari antarmuka PCIe diperkenalkan pada awal 2000-an dan menggantikan slot PCI konvensional, PCI-X dan juga antarmuka kartu grafis AGP yang kemudian banyak digunakan. PCIe memungkinkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi per pin. Selain itu, transmisi data berubah dari paralel ke serial, yang meningkatkan kinerja slot berulang kali.

Perbedaan

Lompatan dari PCIe 3.0 ke 4.0 tidak hanya membawa  bandwidth yang lebih tinggi. Sekarang maksimum 2 GB / s per lane membuka banyak kemungkinan baru sehubungan dengan beberapa kartu grafis atau SSD NVMe. Berkat pengendali baru, batas PCIe dapat memberikan kecepatan data yang lebih tinggi dengan peningkatan sistem. Namun, standar baru juga membawa fitur-fitur lain.

Bandwidth yang lebih tinggi dapat digunakan. Misalnya, untuk menggunakan memori sistem yang tersedia ( RAM ) untuk bertukar ketika memori grafis menjadi langka (gamer 4K dapat memberi tahu kamu satu atau dua hal tentang itu). Ini sudah bekerja di 3.0, tetapi dengan kehilangan kecepatan yang cukup dan penurunan frame.

Upgrade ke standar PCI Express 4.0 baru akan cukup dibenarkan dalam beberapa tolak ukur sintetis dan kasus penggunaan khusus seperti mengedit video, CAD atau rendering 3D. Namun, untuk gamer yang sangat keras, inovasi masih menawarkan terlalu sedikit keuntungan untuk membenarkan perubahan. Permainan saat ini mendorong kartu grafis paling sedikit ke batas bandwidth, sehingga masih ada sedikit waktu tersisa untuk bertaruh pada teknologi baru.

OnePlus Nord Alternatif Terbaik Untuk Smartphone Kelas Menengah

Perusahaan kembali hadir untuk mengambil pasar smartphone dengan OnePlus Nord serta harga yang terjangkau. Mereka kembali ke akarnya dengan  menyediakan smartphone yang terjangkau yang tidak kompromi pada kekuatan yang dikemas. Namun, mereka bisa jadi alternatif terbaik untuk smartphone kelas menengah.

Dan inilah daftar smartphone yang memiliki harga di atas ponsel ini namun spesifikasinya ampir sama.

OnePlus Nord

OnePlus Nord Alternatif Terbaik

  • Realme X3

Seri Realme X3 adalah pesaing terdekat dari OnePlus Nord. Diluncurkan pada minggu terakhir bulan Juni, varian dasar Realme X3 menawarkan tampilan Full HD + 6,5 inci dengan kecepatan refresh 120Hz. Ponsel ini memiliki pengaturan kamera quad di bagian belakang dan pengaturan kamera ganda di bagian depan.

Prosesor Qualcomm Snapdragon 855+ digabungkan dengan RAM 6GB, penyimpanan internal 128GB dan ditenagai oleh baterai 4.200 mAh yang mendukung biaya Dart 30W. Tidak berarti, smartphone kekurangan daya dan alternatif yang baik pada kisaran harga ini.

  • Poco X2

Varian teratas Poco X2 harganya jauh lebih murah daripada varian dasar OnePlus Nord. Pengganti penuh daya dari Poco F1 yang terkenal diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2020. Poco X2 menampilkan layar Full HD + 6,67 inci dengan kecepatan refresh 120Hz. Ini juga menggunakan kamera 64MP + 8MP (ultrawide) + 2MP (makro) + 2MP (depth). Setup kamera quad di belakang dan 20MP + 2MP punch-hol kamera depan.

Poco X2 berjalan dengan prosesor Snapdragon 730G yang didukung oleh baterai 4.500 mAh. Varian teratas memiliki RAM 8GB dan penyimpanan internal 256 GB. Poco X2 mungkin tidak dapat dikirimkan

  • Redmi K20 Pro

Redmi K20 Pro adalah satu-satunya smartphone dalam daftar yang diluncurkan tahun lalu dan masih relevan dalam kisaran harga ini. K20 Pro memiliki prosesor Qualcomm Snapdragon 855, yang digunakan pada ponsel Android andalan tahun lalu. Ini memiliki layar Full HD + 6,39 inci, pengaturan tiga kamera (48MP + 8MP + 13MP) di bagian belakang, dan kamera selfie 20MP pop-up.

Memiliki baterai 4000 mAh dengan pengisian daya cepat 27W milik perusahaan. Smartphone dapat menjalankan apa pun yang kamu lemparkan padanya tanpa menemui kendala. Seperti dua ponsel di atas, Redmi K20 Pro juga tidak mendukung jaringan 5G. Namun, 5G adalah teknologi yang masih belum relevan.

UV Sterilizers Samsung, Mendisinfeksi Smartphone Dalam 10 Menit

Permintaan untuk sterilisasi UV meningkat di tengah pandemi Covid-19 . Ada beberapa merk memang yang sudah tersedia di pasaran sementara ada perusahaan yang datang dengan beberapa ftur baru. Samsung adalah salah satu perusahaan tersebut. Perusahaan Elektronik dan merek smartphone ini mengeluarkan produk UV sterilizers Samsung.

Salah satu sorotan utama alat khusus ini adalah bahwa ia datang dengan dukungan pengisian wireless. Dilengkapi dengan harga sekitar US $65 dan akan tersedia awal Agustus di semua saluran ritel, termasuk toko online resmi mereka sendiri.

UV Sterilizers Samsung

Review UV Sterilizers Samsung

Perusahaan mengklaim bahwa alat ini dapat mendisinfeksi smartphone, wireless earbud, dan jam smartwatch hanya dalam 10 menit. Perangkat ini kompak namun dirancang dengan baik dan cukup ringan untuk dibawa ke mana saja dan di mana saja yang diinginkan pengguna. Mereka mengatakan bahwa alat ini dirancang agar sesuai dengan berbagai ukuran perangkat sehingga pengguna dapat mensterilkan produk sebanyak yang mereka inginkan.

UV sterilizers Samsung mencakup satu tombol yang menghidupkan dan mematikannya. Perangkat secara otomatis mati setelah 10 menit, memungkinkan pengguna untuk membersihkan perangkat mereka. Pengujian sudah dilakukan oleh dua lembaga sertifikasi independen yaitu Intertek dan SG.

Mereka mengklaim bahwa alat ini dapat secara efektif membunuh hingga 99 persen bakteri dan kuman. Contohnhya seperti E. coli, Staphylococcus aureus dan Candida albicans.

Menariknya, kotak sterilisasi UV Samsung dilengkapi dengan lampu UV ganda. Ini dapat mensterilkan permukaan bagian atas dan bawah dari barang-barang yang ditempatkan di dalamnya. Alat ini juga dilengkapi dengan Pengisi Daya Nirkabel 10W.

Dengan begitu, ini dapat mengisi daya perangkat apa pun dengan dukungan pengisian daya wireless yang kompatibel dengan Qi. Samsung mengklaim bahwa pengisian daya terus berlanjut bahkan setelah sanitasi selesai sehingga perangkat tidak hanya didesinfeksi tetapi juga diisi daya saat diambil.

Di Samsung, kami berusaha mengembangkan inovasi demi membantu meningkatkan kehidupan konsumen. Saat ini, kebersihan lebih penting dari sebelumnya. Dan untuk membantu memerangi penyebaran bakteri dan kuman, kami memperkenalkan alat baru dengan pengisian wireless. UV sterilizers Samsung adalah alat yang sempurna dan ringkas untuk menjaga barang-barang pribadi,” ujar Wakil Presiden Senior, Bisnis Mobile, Samsung.