Perbedaan Cloud Hosting vs Dedicated Hosting

Untuk membuat bisnis berkesan professional, membangun website bisnis sangat direkomendasikan bagi Anda.Hal ini baik untuk pebisnis yang baru merintis usahanya, atau pun pengusaha yang berniat mengembangkan bisnisnya. Tapi tentu saja dibutuhkan orang yang kompeten untuk menangani masalah ini, misalnya saja untuk memilih web hosting terbaik. Sebagai orang awam Anda mungkin bingung memilih hosting yang paling tepat untuk keperluan bisnis perusahaan.Bacalah ulasan berikut untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas.

Mengenal Cloud Hosting dan Dedicated Hosting

Cloud Hosting vs Dedicated Hosting

Secara simple dapat dijelaskan bahwa terdapat dua tipe hosting yang dapat Anda gunakan, yaitu cloud hosting dan dedicated hosting. Inilah perbedaannya.

  • Cloud hosting

Pengertian umum cloud hosting adalah suatu hosting yang pengelolaannya oleh penyedia hosting. Cloud hosting adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang berniat memodifikasi hardware misalnya untuk melakukan downgrade atau pun upgrade demi kebutuhan bisnis Anda. Kelebihan lain cloud hosting adalah cocok bagi mereka yang memerlukan kinerja optimal pada sector IT namun tak ingin mengeluarkan dana yang besar. Cloud hosting direkomendasikan bagi perusahaan kecil sampai tingkat menengah.

Anda hanya perlu membayar apa yang digunakan dengan system pembayaran pas as you go. Contohnya bila yang diperlukan adalah untuk development alih-alih system yang wajib terus berjalan nonstop 24 jam, Anda tak perlu membayar secara bulanan.

Anda sebenarnya dapat memodifikasi dan menyesuaikan cloud hosting untuk membuatnya setara dengan dedicated hosting. Hal ini terkait dengan kendali hosting, keamanan data, serta performa hosting. Dengan beberapa klik sederhana saja tanpa waktu down Anda dapat mengkonfigurasi hardware perangkat pada lingkungan virtual yang disediakan oleh perusahaan jasa cloud hosting. Hanya dengan beberapa prosedur yang mudah Anda bisa mengakses fleksibilitas tanpa batas.

satu lagi kelebihan dari cloud hosting adalah Anda bisa merancang system dengan dukungan loadbalancing yang bisa membagi traffic pada setiap VM-nya. Ini terutama bagi blogger yang telah mempunyai website aplikasi professional yang sudah cukup popular, diakses oleh banyak pengguna internet, serta menerapkan system hight availability.

Cloud hosting juga cocok untuk aplikasi atau website yang kecil, sekali lagi ini karena fleksibilitasnya sebagaimana yang telah disebut sebelumnya. Dengan begitu Anda bisa memulai dari yang kecil terlebih dahulu dan saat website Anda mulai ramai dikunjungi, Anda dapat meningkatkan spesifikasinya atau misalnya dengan menerapkan GioBricks.Fitur tersebut memiliki kemampuan beradaptasi atau autoscalling sesuai dengan kondisi traffic.

  • Dedicated hosting

Dedicated hosting artinya hosting fisik yang dibeli atau disewa oleh klien secara penuh. Artinya Anda bisa melakukan kustomisasi tanpa perlu berbagi layanan dengan server yang lain. Dengan begitu server tersebut hanya ditempati oleh Anda sendiri. Untuk menjalankannya Anda tinggal memilih system operasi yang tepat. Pembelian atau penyewaan ini bermaksud untuk menunjang keperluan bisnis suatu perusahaan.

Anda bisa memilih membeli dedicated hosting bila menghendaki tingkat keamanan data yang optimal. Dedicated hosting juga cocok diterapkan untuk perusahaan yang memanfaatkan aplikasi berat, contohnya platform big data dan database. Jenis hosting yang satu ini sangat cocok bagi perusahaan, instansi, atau organisasi yang memerlukan hosting harus selalu berjalan selama 24 jam, 7 hari seminggu, dan 365 hari dalam setahun.

Bila hosting inilah yang Anda cari untuk perusahaan Anda, rekrutlah tenaga IT yang ahli untuk menangani pemeliharaan perangkat agar tetap berjalan lancer sebagaimana yang dikehendaki.

Perbedaan cloud hosting dan dedicated hosting

Untuk menampilkan performa IT yang maksimal sebenarnya Anda dapat menggunakan cloud hosting atau pun dedicated hosting. Meski demikian Anda perlu untuk mengetahui secara detail karakteristik kedua tipe hosting ini. Dengan begitu Anda akan mengetahui cara memakainya secara efektif. Inilah beberapa kategori yang membedakan kedua jenis hosting tersebut.

  • Kecepatan dalam mendapatkan sumber daya secara online

Perbedaan paling mendasar antara cloud hosting dan dedicated hosting adalah pada kecepatannya untuk menerima sumber daya secara online. Bila Anda memilih memakai cloud hosting dalam hitungan beberapa menis saja Anda bisa mendapatkan sumber daya online dimaksud. Sementara bila memakai dedicated hosting proses untuk mendapatkan sumber daya tersebut bisa memakan waktu hingga berminggu-minggu.

  • Kecepatan memperbarui hardware

Poin kedua yang menjadi pembeda kedua jenis hosting tersebut adalah tingkat kecepatannya dalam mengunggah hardware. Jenis hardware yang dapat diperbarui dengan hosting tersebut misalnya disk space, CPU, dan RAM. Untuk proses update hardware, dengan beberapa klik saja sudah cukup pada cloud hosting. Sebaliknya bila menggunakan dedicated hosting waktu yang diperlukan lebih lama. Ini karena prosesnya termasuk penggantian hardware pada pusat data.

  • Budget yang harus disiapkan

Inilah aspek yang konon paling krusial dalam pemilihan hosting.Inilah sebabnya Anda harus sangat selektif untuk mendapatkan layanan yang paling tepat. Bila budget menjadi pertimbangan utama, tentu saja layanan cloud hosting yang paling direkomendasikan karena dapat lebih menghemat dana. Alasannya adalah dana yang Anda serahkan hanya untuk membayar komponen seperti storage, RAM, dan CPU. Sebaliknya, dedicated hosting membutuhkan biaya yang lebih besar karena hosting fisiknya yang memang harganya mahal.

  • Keamanan data

Mengapa perusahaan Anda memerlukan teknologi hosting?Salah satu penyebabnya adalah untuk melindungan keamanan data. Bila ini adalah alasan utama Anda berarti dedicated hosting adalah pilihan terbaik. Ini karena cloud hosting biasanya tak dapat menjamin sepenuhnya keamanan data Anda. Artinya pada kategori ini dedicated hosting lebih unggul dibandingkan cloud hosting.

  • Hosting on the go

Pada tipe cloud hosting pengelolaannya dapat dilakukan dari perangkat mobile baik iOS atau pun Android. Sebaliknya, dedicated hosting tidak memiliki fitur dimaksud sehingga Anda harus melakukannya dengan manual.

Kesimpulan

Mana yang terbaik antara cloud hosting dan dedicated hosting? Tentu jawabannya sangat relative dan harus disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Berikut ini adalah kesimpulan dari uraian di atas.

  1. Kecepatan memperoleh sumber daya online – Hal ini dapat dilakukan lebih cepat oleh cloud hosting, yaitu dalam beberapa menit saja. Sementara untuk dedicated hosting membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu.
  2. Upgrade RAM, CPU, dan disk space – Kedua tipe hosting dapat melakukan hal ini, tapi prosedurnya akan lebih sederhana pada cloud hosting, yaitu dengan beberapa klik saja. Proses demikian ini akan memakan waktu pada dedicated hosting karena Anda terlebih dahulu harus mengganti hardware secara manual pada mesin di data center.
  3. Biaya pembelian hosting – Tentu saja biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan layanan cloud hosting lebih hemat dibandingkan dedicated hosting. Pada hosting cloud Anda harus diharuskan membayar sesuai penggunaan, yaitu storage, RAM, dan CPU. Sedangkan pada dedicated hosting Anda diharuskan membeli hosting secara fisik yang harganya cukup mahal.
  4. Keamanan – Mengenai keamanan, dedicated hosting menjanjikan perlindungan keamanan yang lebih tinggi dibandingkan cloud hosting.

Semoga bermanfaat!

[sc_fs_multi_faq headline-0=”h2″ question-0=”Apa itu cloud hosting?” answer-0=”cloud hosting adalah suatu hosting yang pengelolaannya oleh penyedia hosting. Cloud hosting adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang berniat memodifikasi hardware misalnya untuk melakukan downgrade atau pun upgrade demi kebutuhan bisnis Anda. Kelebihan lain cloud hosting adalah cocok bagi mereka yang memerlukan kinerja optimal pada sector IT namun tak ingin mengeluarkan dana yang besar. Cloud hosting direkomendasikan bagi perusahaan kecil sampai tingkat menengah” image-0=”” headline-1=”h2″ question-1=”Apa itu dedicated hosting?” answer-1=”Dedicated hosting artinya hosting fisik yang dibeli atau disewa oleh klien secara penuh. Artinya Anda bisa melakukan kustomisasi tanpa perlu berbagi layanan dengan server yang lain. Dengan begitu server tersebut hanya ditempati oleh Anda sendiri. Untuk menjalankannya Anda tinggal memilih system operasi yang tepat” image-1=”” headline-2=”h2″ question-2=”Apa perbedaan cloud hosting dan dedicated hosting?” answer-2=”Perbedaan paling mendasar antara cloud hosting dan dedicated hosting adalah pada kecepatannya untuk menerima sumber daya secara online. Bila Anda memilih memakai cloud hosting dalam hitungan beberapa menis saja Anda bisa mendapatkan sumber daya online dimaksud. Sementara bila memakai dedicated hosting proses untuk mendapatkan sumber daya tersebut bisa memakan waktu hingga berminggu-minggu.” image-2=”” count=”3″ html=”false” css_class=””]

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar