Pengertian dan Simbol ERD Serta Tutorial Membuatnya

Pengertian dan Simbol ERD Serta Tutorial Membuatnya

Ada banyak istilah yang digunakan dalam dunia IT, salah satunya yakni ERD atau ER Diagram. Bagi yang sekolah maupun kuliah jurusan ini atau berkecimpung di dunia IT tentu tidak asing dengan istilah tersebut. Sebenarnya apa itu ERD dan apa fungsinya, berikut informasi lengkap tentang pengertian dan simbol ERD (Entity Relationship Diagram).

Pengertian ERD (Entity Relationship Diagram)

ERD adalah suatu model yang mendefinisikan hubungan antar data dalam database berdasarkan objek data yang saling berhubungan antar relasi. Menurut Brady dan Loonam, ERD adalah teknik yang dipakai untuk memodelkan kebutuhan akan data dari sebuah organisasi. Teknik ini digunakan untuk memenuhi persyaratan dalam rencana pengembangan sistem.

ERD digunakan ketika Anda ingin membuat sebuah database atau bisa juga disebut sebagai rancangan yang dibuat sebelum membuat database, entah itu dbms atau bukan. Rancangan tersebut terdiri dari struktur data serta hubungan antar data yang digambarkan dengan simbol, notasi, bagan, dan lainnya.

Apa Itu DBMS?

DBMS adalah singkatan dari Database Management System, sebuah koleksi data yang saling terkait dan mewakili banyak aspek dalam dunia nyata.

Secara tekstual, DBMS adalah sistem pengelolaan manajemen database terpusat yang sangat diperlukan oleh perusahaan maupun organisasi dalam menyimpan, mengelola, dan menyajikan data-data penting sehingga dapat diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan

Komponen Penyusun ERD dan Simbolnya

contoh ERD

Jika Anda melihat sebuah bagan ERD, terdapat beberapa komponen yang ada di dalam diagram ERD tersebut, seperti:

1. Entitas/ Entity

Entitas adalah kumpulan objek atau event yang diidentifikasi secara unik dan berbeda. Komponen ini memiliki fungsi untuk memberi identitas pada entitas yang mempunyai label dan nama. Entitas biasa dilambangkan dengan bentuk persegi panjang saat membuat ERD.

Sebagai contoh yakni entitas murid memiliki beberapa atribut, seperti NIS, nama, alamat, umur, dan sebagainya. Atribut NIS tersebut untuk mengidentifikasi murid satu dengan yang lain. Setiap entitas harus mempunyai satu atribut yang unik atau disebut ‘primary key’.

Ada juga entitas lemah yang teridentifikasi tidak unik dikarenakan memiliki hubungan langsung dengan entitas lainnya. Entitas lemah digambarkan dengan simbol persegi panjang kecil yang berada di dalam persegi panjang berukuran lebih besar.

Setiap entitas satu dengan yang lain tentunya memiliki perbedaan. Pasalnya, entitas tidak akan dapat dituliskan ketika terjadi kesamaan.

2. Atribut (Attributes)

Setiap entitas tentunya mempunyai atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakternya. Atribut berisi informasi terkait entitas yang biasa dilambangkan dengan bentuk elips (oval). Terdapat beberapa jenis atribut dalam ERD, yaitu:

  • Key attribute adalah atribut yang digunakan untuk mengidentifikasi data entitas secara unik. Umumnya, atribut kunci bentuknya angka, seperti NIM, No KTP, SIM, dan banyak lainnya. Selain itu nama dalam Atribut kunci (key attribute) selalu di-underscore.
  • Simple attribute Merupakan atribut bernilai tunggal yang tidak bisa dipecah lagi (atomic), contohnya seperti nama penerbit, tahun buku terbit, alamat, dan lainnya.
  • Multivalued attribute adalah atribut yang dapat memuat nilai lebih dari satu untuk setiap entitasnya. Atribut ini biasa dilambangkan dengan dua oval, contohnya seperti sebuah buku yang ditulis oleh beberapa pengarang.
  • Composite attribute Disebut gabungan karena terdiri dari beberapa susunan atribut lain yang lebih kecil dan memiliki arti tertentu, contohnya seperti data nama lengkap yang berisi nama depan, tengah, serta belakang.
  • Derived attribute adalah atribut yang perhitungan nilainya berdasarkan dari atribut lain dan sifatnya tidak wajib disimpan dalam database. Derived attribute biasa disimbolkan dengan bentuk elips putus-putus.

3. Relasi (Relationships)

Pengertian dan simbol ERD (Entity Relationship Diagram) berikutnya yaitu relasi yang biasa dilambangkan dengan belah ketupat atau diamond. Relasi merupakan hubungan antara beberapa entitas dari himpunan entitas yang berbeda.

Relasi dalam ERD (Entity Relationship Diagram) terdiri dari beberapa jenis, meliputi:

  • One to one, Memiliki arti bahwa satu entitas mempunyai hubungan dengan 1 entitas lain, contohnya nama siswa SD dan NISN.
  • One to many, One to many relationship dalam ERD yakni hubungan antara 1 entitas dengan sejumlah entitas lain, begitupun sebaliknya. Contoh relationship one to many adalah seorang mahasiswa dan dosen, ataupun sebaliknya.
  • Many to many, Setiap entitas dapat memiliki hubungan (relasi) dengan entitas lain atau sebaliknya, contohnya seperti siswa SMP dan kegiatan ekstrakurikuler.

4. Garis

Komponen terakhir ialah garis yang berguna untuk menghubungkan antar atribut untuk memperlihatkan adanya hubungan entitas pada ER Diagram.

Fungsi ERD dan Kapan Digunakan

Setelah memahami pengertian dan simbol ERD (Entity Relationship Diagram), sebagian dari Anda yang masih baru dengan istilah ini apakah masih bingung sebenarnya apa kegunaan ERD.

contoh erd

Nah, berikut beberapa fungsi ERD, antara lain:

  1. Untuk membuat rancangan model dasar dari struktur data dan relasi dari setiap data.
  2. Memudahkan pengerjaan database karena di ERD telah dijelaskan relasi (hubungan) dari satu data ke data lainnya.
  3. Menganalisa basis data (database) menjadi lebih mudah dan cepat.
  4. Menguji model ERD yang sudah dibuat.
  5. Mendokumentasikan data yang ada pada database.

Lantas, kapan ERD ini digunakan?

ERD adalah bentuk permodelan database (basis data) yang selanjutnya akan dikembangkan dalam berbagai proyek dalam sistem informasi, seperti rekayasa perangkat lunak. Selama proses pembuatan rekayasa perangkat lunak, dibutuhkan sebuh konsep.

Konsep yang akan digunakan inilah bentuknya ERD atau ada juga yang menyebutnya Entity Relationship Model (ERM). Jadi, ERD digunakan sebagai konsep dasar atau kerangka dalam sebuah sistem informasi.

Tutorial Membuat ERD

Setelah memahami tentang pengertian dan simbol ERD (Entity Relationship Diagram) serta komponen penyusunnya, berikut langkah-langkah untuk cara membuat ER Diagram.

1. Menentukan Entitas

Langkah pertama adalah melakukan identifikasi terhadap semua jenis entitas yang akan digunakan. Kemudian, gambarlah persegi panjang yang di dalamnya ditulis keterangan singkat tentang nama entitas.

2. Identifikasi Relasi

Langkah berikutnya, temukan entitas yang memiliki relasi sama kemudian hubungkan dengan garis. Anda bisa menambahkan simbol diamond yang berfungsi untuk mendeskripsikan hubungan antara kedua entitas.

3. Tambahkan Atribut

Selanjutnya, tambahkan sejumlah atribut kunci pada setiap entitas dengan simbol elips atau gunakan atribut sesuai dengan fungsi yang telah ditentukan.

4. Melengkapi Diagram

Terakhir adalah mengisi diagram ER secara keseluruhan berdasarkan kebutuhan sistem yang sedang Anda rancang.
Jangan lupa untuk meneliti setiap entitas yang telah Anda deskripsikan dengan entitas lainnya dimana ada yang perlu ditambah atau lebih baik dihapus saja.

Anda juga bisa menggunakan pengelompokan warna untuk setiap entitas yang berbeda supaya lebih mudah dalam memahami diagaram yang Anda rancang.

Rekomendasi Software untuk Membuat ERD

Membuat desain ERD bisa dilakukan oleh siapapun, tidak harus developer berpengalaman. Banyak pelajar atau mahasiswa yang belajar dan dapat membuat perancangan ERD. Kini Anda juga bisa dengan mudah dan cepat untuk membuat ER diagram.

Selain itu, sejumlah situs juga menyediakan tools untuk membuat ERD yang dapat Anda akses melalui koneksi internet. Beberapa rekomendasi tools yang bisa Anda gunakan untuk lebih memudahkan dalam pembuatan ERD, seperti :

  1. Dbdiagram
  2. Draw.io
  3. Lucidchart
  4. SQLDBM
  5. QuickDBD
  6. dan lainnya.

Bagaimana, apakah Anda menemui kesulitan dalam memahami pengertian dan simbol ERD (Entity Relationship Diagram) di atas?

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

free website stats program Pengertian dan Simbol ERD Serta Tutorial Membuatnya