Menghindari Penipuan Online Wabah Coronavirus

Menghindari Penipuan Online Wabah Coronavirus

Penjahat dunia maya mengendarai gelombang pandemi coronavirus untuk mengelabui ratusan dan ribuan orang di seluruh dunia. Mereka telah menyiapkan dashboard pelacak COVID-19 palsu untuk meretas komputer, memasang situs web berbahaya dan aplikasi yang berkaitan dengan coronavirus. Ada juga yang menyamar sebagai pejabat WHO untuk melakukan serangan phishing, menjanjikan data seluler gratis, dan masih banyak lagi. Penipuan online semacam ini memang menakutkan dan merugikan banyak orang.

Mengingat hal ini, Pusat Keamanan Google telah membagikan beberapa kiat untuk membantu kamu menemukan dan menghindari penipuan ini dan tetap aman saat online. Google juga mencantumkan jenis penipuan COVID-19 ini yang mencakup permintaan palsu. Seperti untuk sumbangan amal, tawaran medis palsu, peniruan otoritas seperti ICMR dan kementerian kesehatan, dan penawaran barang serta jasa palsu.

Penipuan Online

Cara Menghindari Penipuan Online

Google mengatakan bahwa scammer menyamarkan penipuan mereka sebagai pesan yang sah tentang virus. Mereka dapat menggunakan email, SMS, panggilan otomatis atau situs web jahat untuk menghubungi kamu. Berikut cara sederhana untuk membantu menghindari penipuan

  • Periksa sumber tepercaya secara langsung

Scammers sering menggunakan pencurian identitas untuk berpura-pura sebagai sumber tepercaya dan berwibawa. Pengguna harus secara langsung mengunjungi sumber-sumber terpercaya untuk mendapatkan informasi faktual terbaru tentang COVID-19. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

  • Berhati-hatilah dalam berbagi informasi

Jika kamu menerima permintaan yang tidak diminta untuk beberapa jenis informasi, berhati-hatilah dan luangkan waktu ekstra untuk mengevaluasi pesan tersebut. Scammers meminta kamu untuk membagikan informasi seperti informasi login, detail bank, dan alamat. Sebenarnya hal ini tidak diperlukan untuk panggilan bantuan asli.

  • Donasi dengan cermat

Penipu memanfaatkan niat baik dan meminta sumbangan untuk upaya bantuan COVID-19. Mereka juga meniru organisasi nirlaba untuk menipu agar mentransfer uang. Untuk memberikan donasi, kamu dapat langsung mengunjungi situs web LSM daripada mengklik tautan yang dikirimkan kepada kamu.

  • Jangan klik tautan acak

Google menyarankan untuk tidak mengklik tautan acak yang dikirim dalam email yang tidak diminta. Sebelum mengklik hyperlink, pengguna harus mengarahkan kursor ke tautan untuk melihat ke mana ia mengarah.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program Menghindari Penipuan Online Wabah Coronavirus