Mengenal Perangkat Penting dalam Topologi Jaringan dan Macamnya

Adanya data komputer yang bisa saling terhubung tanpa batas perangkat dan kapasitas saat ini merupakan bukti kemajuan di bidang teknologi. Kecanggihan teknologi ini tentu tidak lepas dari konsep sederhana topologi jaringan yang dikembangkan beberapa dekade lalu. Awalnya komputer hanya bisa saling terhubung jika disambungkan dengan kabel dan sejumlah perangkat.

Pada fase awal dikenal teknologi LAN (Local Area Network) yang bisa menghubungkan beberapa komputer dalam satu ruang atau gedung menjadi satu jaringan. Setelah itu muncul MAN (Metropolitan Area Network) untuk menghubungkan data dari gedung berdekatan. Jaringan ini bisa dimanfaatkan oleh satu perusahaan dengan konsep gedung terpisah untuk bagian tertentu.

tipologi jaringan

Pengenalan Topologi Jaringan

Sebelum internet dikenal, teknologi menciptakan WAN (Wide Area Network) yang bisa menghubungkan data dalam satu jangkauan geografis lebih luas. Bisa satu kota, atau bahkan satu pulau dalam sebuah jarring data raksasa. Selanjutnya, para ilmuwan berinovasi dan berhasil mengembangkan cara untuk menghubungkan satu data dengan lainnya meski tanpa kabel yang disebut dengan internet dan berkembang menjadi wireless.

Meskipun saat ini komputer bisa saling terhubung tanpa kabel, bukan berarti ilmu menghubungkan data antar komputer menggunakan kabel ditinggalkan. Karena dalam beberapa hal internet memiliki kelemahan dan jaringan melalui kabel dianggap jauh lebih aman untuk lalu lintas data internal.

Cara menghubungkan satu komputer yang biasanya digunakan sebagai pusat data dengan komputer lain sehingga membentuk jaringan inilah yang disebut dengan topologi jaringan. Hubungan antar komputer ini sangat tergantung pada perangkat pendukung dan sistem jaringan yang dipilih. Perhatikan perangkat yang dibutuhkan dalam membentuk jaringan komputer berikut ini.

Perangkat Koneksi Jaringan

Selain kabel data, beberapa perangkat dibutuhkan untuk membentuk sebuah jaringan antar sejumlah komputer yang ingin dihubungkan. Berikut perangkat pendukung dan fungsinya yang harus tersedia agar lalu lintas data antar perangkat komputer dapat berjalan lancar:

1. Komputer

Perangkat komputer yang saling terhubung membutuhkan salah satunya sebagai pusat data dan lainnya sebagai pengguna. Komputer pusat data ini bisa disebut sebagai server, yang harus memiliki spesifikasi tertentu agar mampu menampung semua data dan mendistribusikannya ke perangkat lain.

Setiap jaringan mampu menghubungkan beberapa komputer sekaligus sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Misalnya di kantor layanan publik, semua komputer dari beberapa ruang dan lantai harus saling terhubung agar bisa mengakses data yang sama. Saat ini, komputer dari banyak kantor di berbagai titik daerah bisa saling terhubung dengan topologi jaringan yang jauh lebih canggih.

2. Kartu Jaringan

Kartu jaringan atau disebut sebagai Network Interface Card (NIC) merupakan perangkat penghubung antar komputer. Biasanya kartu ini dipasang di dalam komputer dan dapat terhubung langsung dengan perangkat lain melalui kabel karena adanya port koneksi.

3. HUB dan Switch

Ini merupakan sejenis konsentrator atau perangkat yang menyatukan kabel jaringan dai satu work station, server dan perangkat lain. HUB dan switch menyalurkan data dengan cara berbeda. HUB menggunakan metode broadcast sehingga data apapun bisa langsung terhubung ke semua perangkat tanpa filter. Sementara switch tidak, karena tabel MAC address bisa diaksesnya sehingga bisa memilih perangkat sesuai data yang ingin disalurkan.

4. Repeaters

Dalam jaringan LAN diperlukan kabel sesuai jarak antar komputer. Masalahnya adalah pada jarak 100 meter atau lebih, kabel tidak dapat menyalurkan data dengan sempurna. Oleh karena itu dibutuhkan repeaters sebagai penguat sinyal agar lalu lintas data dalam sebuat topologi jaringan berjalan lancar.

5. Bridges

Seperti hanya lalu lintas d dunia nyata, pada persimpangan jalan dibutuhkan rambu-rambu agar pengguna jalan tidak bertabrakan dan kendaraan bisa melintas sesuai tujuan. Lalu lintas data di persimpangan jaringan membutuhkan bridges agar tidak saling menghambat tujuan masing-masing.

6. Routers

Sistem jaringan yang lebih canggih membutuhkan routers sebagai penerjemah pesan untuk dua buah protocol. Routers juga harus menerjemahkan informasi antara LAN dan internet. Jalur sinyal melalui routers diatur secara efisien dan lebih cepat sampai di perangkat tujuan.

Macam Topologi Jaringan Dasar

Ada tiga macam topologi jaringan dasar sebelum berkembang menjadi sistem jaringan yang kompleks dan menghubungkan ratusan atau ribuan perangkat sekaligus. Secara sederhana, bentuk jaringan komputer dan perangkat pintar laun terhubung dalam pola parallel, bintang dan cincin. Berikut penjelasan singkatnya:

  • Star

Komputer dan perangkat pintas saling terhubung dengan server sebagai pusat data sehingga tampak seperti bintang. Dengan topologi jaringan ini, semua data yang melintas harus melalui server. Antara perangkat satu dengan lainnya tidak bisa terhubung secara langsung tanpa melewati pusat data.

Keunggulan sistem ini adalah kontrol data terpusat, sehingga jika terjadi kesalahan isolasi data dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu jaringan lain. Begitu juga ketika ingin memasang perangkat baru tidak perlu melibatkan jaringan lain sehingga dianggap paling fleksibel. Termasuk ketika harus terjadi perubahan lokasi, hanya saja membutuhkan banyak kabel.

  • Ring

Seperti namanya, topologi jaringan ini menghubungkan setiap perangkat sehingga membentuk loop. Dengan cara ini perangkat dapat terhubung secara efektif tanpa membutuhkan banyak kabel. Akan tetapi jika tejadi kesalahan atau kerusakan di salah satu perangkat dengan mudah berpengaruh pada perangkat lain.

  • BUS

Pada topologi BUS, jaringan menggunakan gabungan metode unicast, multicast dan broadcast. Artinya dari satu perangkat bisa mengalirkan data hanya ke satu, beberapa, atau semua perangkat yang terhubung dalam jaringan tersebut.

Dengan pola topologi jaringan kompleks seperti itu, kesalahan yang terjadi di salah satu perangkat bisa dengan mudah menghambat kinerja perangkat lain karena sulit diisolasi. Bila salah satu komputer rusak, maka perangkat lainnya otomatis tidak dapat berfungsi maksimal. Kepadatan lalu lintas data juga muncul ketika data dari beberapa perangkat menuju satu perangkat yang sama.

Topologi Jaringan Turunan

Dari topologi jaringan dasar di atas, dapat dikombinasikan dalam sistem koneksi yang lebih kompleks. Minimal ada tiga topologi turunan yang digunakan dalam membangun jaringan perangkat dan data saat ini:

  • Mesh

Topologi mesh dibangun dengan menghubungkan banyak perangkat sekaligus ke setiap komputer, sehingga setiap komputer membutuhkan beberapa NIC yang berbeda. Topologi ini bisa saja diterapkan namun membutuhkan biaya dan risiko redundancy data yang tinggi.

  • Hybrid

Topologi hybrid menggabungkan beberapa topologi dasar dalam satu jaringan besar. Karakteristik yang muncul dari topologi ini sama dengan topologi dasar yang digunakan dalam setiap jaringan. Misalnya menggabungkan topologi BUS dan star, maka di titik penggunaan star karakternya sesuai dengan topologi tersebut.

  • Wireless

Dalam aplikasinya, topologi wireless yang sedang tren karena dapat digunakan tanpa kabel ini digabungkan dengan topologi dasar. Karena kondisi tertentu menuntut data didistribusikan tanpa kabel, jaringan wireless akan sangat membantu kinerja pihak yang terlibat.

Untuk membangun sebuah jaringan data yang kompleks seorang tenaga IT harus menguasai topologi jaringan dasar, turunan, dan semua perangkat yang dibutuhkan. Karakteristik yang muncul dari setiap koneksi akan berdampak pada lalu lintas dan kemudahan akses data para pengguna. Oleh karena itu, setiap langkah harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kesalahan.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar