Mengenal Cyber Security dan Cara Melindugi Perangkat Anda

Mengenal Cyber Security dan Cara Melindugi Perangkat Anda

Cyber security dapat dipahami sebagai upaya melindungi alat elektronik yang memiliki sistem jaringan seperti komputer, gawai, server, dan data dari serangan yang mengancam keamanannya. Istilah keamanan jaringan umum digunakan dalam berbagai konteks baik pada alat elektronik maupun sistem lain yang melibatkan data untuk berbagai kepentingan.

Saat ini, kejahatan dunia digital sangat meresahkan banyak pihak. Apalagi di Indonesia, serangan via jaringan internet tidak hanya berupa tindakan terror tapi sudah merugikan secara finansial dan membahayakan data pribadi. Pemerintah berupaya untuk menekan perilaku kejahatan di dunia maya melalui UU ITE namun rupanya sejauh ini belum berfungsi maksimal.

Kecanggihan teknologi para hacker dan kecerdasan mereka dalam menguasai bahasa program seringkali sulit ditaklukkan oleh para ahli teknologi informasi resmi. Tidak heran jika cyber security sulit dilakukan secara optimal dan para penyerang selalu bisa menemukan celah untuk membobol sistem keamanan.

Apa Itu Cyber Security?

Cyber security adalah sebuah upaya dalam melindungi alat elektronik yang terkoneksi dengan jaringan seperti komputer, handphone / smartphone, server, dan data rahasia dari serangan yang mengancam keamanannya

Jenis Cyber Security

Pembahasan mengenai cyber security mencakup beberapa bidang sekaligus. Yaitu keamanan jaringan internet dan sistem perangkat, keamanan aplikasi, informasi dan operasional. Setiap sistem keamanan tersebut memiliki teknik berbeda yang akan dibahas secara singkat dalam ulasan berikut:

• Keamanan jaringan

Jaringan computer rawan disusupi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan atas data atau informasi tertentu. Mereka bisa menggunakan malware atau sengaja menyadap informasi untuk mendapatkan tujuannya. Para pengembang jaringan berupaya melindungi sistem yang mereka bangun agar data dan informasi tetap aman.

• Keamanan aplikasi

Pengembang aplikasi memiliki kewajiban untuk menjaga perangkat lunak mereka dari penyusup yang bisa mengganggu kinerja aplikasi. Jika sistem keamanan aplikasi berhasil dibobol, data penting pengguna dapat disalahgunakan oleh peretas atau diperjualbelikan secara bebas.

• Keamanan informasi

Keamanan informasi mencakup perlindungan data pribadi pengguna dan integritas portal jaringan. Baik dalam penyimpanan maupun lalu lintas dunia maya, informasi yang dibawa dari satu perangkat ke perangkat lain berhak mendapat perlindungan keamanan.

• Keamanan operasional

Keamanan operasional adalah keputusan untuk melindungi aset data. Setiap portal di dunia maya harus memiliki izin dari pengguna saat memanfaatkan data mereka sesuai prosedur yang sudah disampaikan.

Kerusakan jaringan mungkin saja terjadi atas ketidaksengajaan saat pemindahan data sehingga ada virus yang masuk dan merusak perangkat. Misalnya dari lampiran email yang mencurigakan atau sambungan USB sembarangan. Selain empat jenis cyber security di atas, sistem keamanan di dunia maya juga dibutuhkan sebagai upaya pemulihan atas serangan peretas.

Skala Ancaman Dunia Digital

Pemerintah Indonesia memiliki Badan Siber dan Sandi Negara yang salah satu tugasnya yakni memantau pergerakan dunia digital. Menurut hasil laporan mereka, Indonesia terus mengalami peningkatan serangan siber hingga 448 juta kasus pada Mei 2021.

Bentuk serangan yang paling banyak terjadi dan mengganggu keamanan dunia digital Indonesia ialah Malware dan aktivitas Trojan. Tidak jarang serangan siber tersebut meminta tebusan atas penyanderaan data yang berhasil mereka bocorkan. Sektor yang paling banyak harus menghadapi serangan peretas adalah situs pemerintah, keuangan, komunikasi dan hukum.

Tingginya jumlah serangan siber menandakan bahwa cyber security di Indonesia masih lemah. Pemerintah dan para ahli teknologi harusnya terus berusaha maksimal meningkatkan sistem keamanan jaringan di Indonesia agar para pengguna perangkat merasa aman dari kebocoran data.

Metode Ancaman Keamanan Siber

Ada beberapa metode yang umum digunakan para peretas untuk menyerang portal data. Senjata yang digunakan para peretas ini sebagian bisa dikendalikan sepenuhnya, sebagian lagi bekerja seperti virus penyakit pada manusia. Ketika sudah menyebar, maka sulit dikendalikan kecuali perangkat tujuan memiliki sistem keamanan yang kuat.

• Perangkat lunak perusak

Peretas bisa menggunakan perangkat lunak perusak untuk mengancam cyber security seperti Malware, Trojan, dan berbagai bentuk virus lain. Spyware atau program yang dijalankan diam-diam untuk merekam kegiatan pengguna juga mungkin mereka gunakan untuk mengunggah Trojan dan Malware.

Selain berbagai jenis virus dan perangkat lunak seperti aplikasi resmi, Ransomware mungkin disebar oleh peretas untuk mengunci data pengguna kemudian mengancam pemiliknya dengan sejumlah tebusan. Ada juga Adware yang berbentuk iklan, jika di-klik bisa menyebarkan Malware ke perangkat Anda.

• Injeksi SQL

Structured Language Query atau biasa dikenal dengan SQL dapat digunakan oleh para peretas untuk mengendalikan, mencuri, dan menggunakan data yang tersimpan di database perangkat. Serangan SQL Injection ini rentan terhadap aplikasi yang menyimpan data pengguna.

• Phising

Jika Anda menerima email, pesan, broadcast info dari sumber yang tidak jelas dan mencantumkan link yang mencurigakan, sebaiknya jangan dibuka. Anda bisa melihat ekstensi dan nama domain yang digunakan dalam pranala tersebut, biasanya penipu menggunakan nama yang mirip namun ekstensi domain tidak dikenal. Web phising semacam itu harus Anda hindari.

• Serangan penolakan layanan

Adakalanya perangkat menolak akses layanan yang diminta oleh pengguna tanpa sebab yang jelas. Kejadian semacam ini biasanya disebabkan oleh adanya aktivitas luar biasa yang membuat lalu lintas data penuh. Perangkat tidak bisa menjalankan operasi vital sehingga pengguna kehilangan kendali atas perangkatnya.

• Romance scams

Serangan cyber security dapat berwujud tayangan iklan, video, pesan, dan tawaran aplikasi kencan atau pornografi. Tidak jarang serangan semacam ini memakan korban orang-orang yang terjebak mempercayai mereka.

Upaya Perlindungan Jaringan

Lalu bagaimana cara praktis untuk meningkatkan cyber security pada perangkat yang terhubung dengan berbagai jaringan? Beberapa langkah berikut mungkin bisa membantu Anda untuk mengendalikan atau menolak serangan peretas:

• End-user protection

Perlindungan akhir pada pengguna kini diterapkan di beberapa aplikasi seperti WhatsApp, Line, atau aplikasi percakapan lain. Memang belum semua aplikasi dapat menerapkan sistem ini karena akan berdampak pada akses pengguna.

• Update software dan sistem operasi

Pembaruan sistem operasi perangkat dapat membantu Anda menjaga keamanan data diri. Karena pengembang perangkat atau aplikasi biasanya meningkatkan cyber security pada sistem mereka secara berkala.

• Gunakan software antivirus

Software antivirus dapat Anda pasang di perangkat jaringan, baik versi gratis maupun berbayar. Biasanya perlindungan antivirus premium memiliki kemampuan mendeteksi dan menghapus ancaman virus lebih baik dari yang versi gratis.

• Lindungi dengan password yang kuat

Penggunaan kata kunci memungkinkan akun Anda terlindungi dari serangan pencurian data. Sebaiknya jangan gunakan kata kunci berupa tanggal lahir atau bagian dari nama yang mudah ditebak. Tindak peretasan memiliki logika yang jauh lebih rumit, sehingga mudah saja menebak jika password yang digunakan berhubungan dengan data pribadi pengguna.

• Jangan asal klik

Biasakan untuk menjaga jari dari klik sembarangan saat berselancar di dunia maya, karena bisa jadi ada pranala yang menghubungkan Anda pada phising atau tindak pencurian data. Periksa email dan pesan yang masuk, jika ada pranala yang mencurigakan, sebaiknya segera hapus tanpa membukanya terlebih dahulu.

Berbagai upaya cyber security di atas untuk melindungi perangkat Anda mungkin tidak bisa menjamn 100% bebas dari ancaman peretas. Apapun yang bisa Anda lakukan untuk mencegah serangan siber, sebaiknya segera lakukan. Karena semakin cepat serangan terdeteksi, semakin mudah data dapat dipulihkan kembali.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program Mengenal Cyber Security dan Cara Melindugi Perangkat Anda