Kenali Perbedaan Hacker dan Cracker Sebelum Terjun Ke Profesi Tersebut

Kenali Perbedaan Hacker dan Cracker Sebelum Terjun Ke Profesi Tersebut

Pernahkah akun sosial media Anda kebobolan atau diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab? Lantas siapa yang perlu Anda hubungi jika ingin mendapatkan kembali akun sosial media Anda, apakah hacker atau cracker? Yuk cari tahu perbedaan hacker dan cracker disini.

Mengenal Hacker dan Cracker

Sebelum Anda mengetahui perbedaan dan persamaan antara hacker dan cracker, penting untuk mengetahui terlebih dahulu pengertian dari hacker dan cracker.

Pengertian Hacker

Hacker dalam bahasa Indonesia memiliki arti peretas, hacker ialah seseorang yang memiliki keterampilan untuk menganalisis, mempelajari, memodifikasi, dan menerobos masuk ke dalam jaringan komputer.

Dapat dikatakan bahwa hacker adalah seorang yang ahli di bidang komputer dan jaringan komputer. Serta menggunakan kemampuannya untuk mengeksploitasi sistem keamanan cyber.

Peretas sendiri memiliki definisi sebagai aktivitas mengakses perangkat digital secara illegal seperti ponsel pintar, komputer, tablet, dan mesin elektronik yang memiliki jaringan. Tujuan dari hacker cenderung untuk mendapatkan akses masuk ke dalam sistem secara tidak sah.

Namun istilah hacker sering disalah artikan oleh sebagian orang kepada hal-hal yang bersifat negatif seperti hack email, hack ponsel, hack Facebook, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, penting untuk mengenal perbedaan hacker dan cracker agar tidak salah mengenalinya.

Sifat-Sifat Hacker:

  • Memiliki kemampuan untuk menganalisa kekurangan atau kelemahan dari suatu situs atau sistem. Biasanya hacker akan melaporkan kelemahan tersebut agar dapat diperbaiki sekaligus memberikan masukkan atau saran agar tidak terjadi kebobolan sistem.
  • Hacker memiliki kreativitas dan etika ketika sedang menyusun atau merancang program yang akan berguna bagi orang banyak
  • Biasanya hacker tidak memiliki sifat kikir atau pelit dalam membagikan ilmu yang dimilikinya kepada orang bersungguh-sungguh
  • Hacker akan berusaha untuk selalu memperdalam ilmu dan pemahaman tentang sistem operasi maupun jaringan komputer.

Pengertian Cracker

Berbeda dari hacker yang cenderung memiliki tujuan yang positif, cracker sebaliknya. Cracker adalah istilah untuk seseorang yang menerobos masuk ke dalam sistem dengan tujuan untuk merusak, menghancurkan, dan mencari keuntungan pribadi.

Meskipun cracker juga memiliki kemampuan untuk mencuri data sistem operasi, mem-bypass password, merusak jaringan komputer, merubah halaman utama dari sebuah website, hingga membobol nomor rekening bank.

Sifat-Sifat Cracker

  • Membuat suatu program dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi yang sifatnya destruktif atau merusak seperti pencurian kartu kredit, pencurian password email, pembobolan rekening bank, dan membuat virus.
  • Cracker dapat bekerja secara individu maupun berkelompok
  • Memiliki website tersembunyi yang hanya dapat diakses oleh orang tertentu
  • IP Address yang sulit bahkan tidak bisa dilacak oleh siapa pun
  • Kasus yang sering dikerjakan oleh cracker yaitu pembobolan situs dan carding atau pencurian kartu kredit sehingga dapat digunakan untuk kepentingan pribadi dan merugikan orang lain.

Persamaan Antara Hacker Dan Cracker

Disamping perbedaan hacker dan cracker, terdapat pula kesamaan diantara keduanya yang perlu Anda ketahui seperti berikut ini:

  • Keduanya sama-sama berusaha untuk dapat masuk ke dalam jaringan komputer
  • Memiliki kemampuan yang baik terhadap berbagai sistem operasi komputer, Bahasa pemrograman, dan jaringan komputer
  • Keduanya dapat membobol sistem keamanan suatu situs atau sistem

Perbedaan Hacker Dan Cracker

Setelah Anda mengetahui dengan jelas pengertian dari masing-masing istilah hacker dan cracker. Maka selanjutnya adalah mengetahui perbedaan yang dimiliki antara kedua profesi tersebut.

Berikut ini beberapa perbedaan yang perlu Anda ketahui diantara hacker dan cracker:

1. Perbedaan Sifat

Sebelumnya kami telah membahas sifat-sifat yang dimiliki oleh hacker maupun cracker, Anda juga dapat melihat bahwa terdapat perbedaan sifat diantara keduanya.

Sifat hacker cenderung baik secara etika tidak merugikan orang lain serta tidak bersifat merusak atau destruktif. Bahkan terdapat jenis hacker yang disebut sebagai white hat memiliki tujuan untuk mencari kelemahan atau kekurangan dari sistem keamanan dan bug pada suatu sistem komputer atau situs.

Sedangkan sifat cracker cenderung merugikan orang lain dan merusak atau destruktif sehingga juga disebut sebagai black hat hacker.

Cracker biasanya melakukan pembobolan sistem jaringan untuk mencuri data, merusak malware atau sistem, dan lain-lain.

2. Perbedaan Cara Kerja

Cara kerja dari keduanya juga berbeda, pada umumnya seorang hacker akan bertanggung jawab dengan semua yang telah dilakukannya, sebab pekerjaan hacker sebenarnya adalah sesuatu yang legal.

Namun berbeda dengan cracker yang melakukan pekerjaan secara tidak legal dan cenderung berbahaya karena untuk kepentingan sendiri, serta tidak bertanggung jawab bila terjadi kerugian pada orang lain.

Perbedaan cara kerja diantara hacker dan cracker dapat disimpulkan bahwa seorang hacker dapat bekerja sama dengan suatu instansi atau negara dalam meningkatkan sistem keamanan, sedangkan seorang cracker hanya bekerja untuk mencari keuntungan pribadi atau merugikan orang lain.

3. Perbedaan Tujuan

Meskipun keduanya sama-sama melakukan pembobolan terhadap sistem komputer dan jaringan komputer, namun keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Perbedaan hacker dan cracker selanjutnya terletak pada tujuannya yang tidak sama.

Seorang hacker dapat membobol sistem jaringan komputer dengan tujuan untuk mencari kelemahan atau kerusakan pada jaringan atau sistem tersebut, sehingga dapat diperbaiki hingga sistem sempurna.

Sedangkan seorang cracker dapat membobol sistem jaringan komputer secara illegal untuk merusak jaringan atau menanamkan virus demi keuntungan pribadi. Seperti mencuri data, mencuri kartu kredit, membobol rekening bank.

Anda sangat perlu waspada terhadap cracker, karena cracker memiliki sifat destruktif yang merusak dan merugikan bagi orang banyak.

4. Perbedaan Pandangan

Jika dilihat dari tujuan diantara keduanya, maka perbedaan pandangan antara hacker dan cracker cukup signifikan.

Hacker yang cenderung bertujuan baik dalam melakukan aksinya memiliki pandangan yang lebih positif. Sebab, tujuan seorang hacker membobol sistem keamanan dari suatu website atau jaringan tertentu adalah untuk mencari kelemahan sehingga dapat diperbaiki.

Karena secanggih apapun sistem keamanan pada suatu website atau jaringan, tentu memiliki celah yang dapat dimanfaatkan untuk meretas, sehingga celah inilah yang perlu dicari oleh hacker untuk memperbaikinya.

Sedangkan cracker memiliki pandangan yang negatif, sebab seorang cracker akan memanfaatkan kelemahan dari suatu sistem jaringan untuk kepentingan pribadi atau disalahgunakan.

Cracker juga dapat mencari celah dari sistem keamanan di suatu website atau jaringan komputer, namun saat menemukan celah tersebut, cracker akan memanfaatkannya untuk merusak, mencuri, dan mengambil data yang dapat dimanfaatkan serta merugikan orang lain.

Demikianlah penjelasan serta informasi tentang perbedaan hacker dan cracker yang dapat kami sampaikan. Meskipun memiliki kemampuan yang sama, namun antara hacker maupun cracker sangat berbeda.

Semoga Anda tidak salah lagi dalam membedakan mana hacker dan mana cracker. Saat Anda mengalami kesulitan karena kehilangan data penting atau melupakan password email, Anda dapat menghubungi jasa hacker terpercaya untuk membantu masalah Anda.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program Kenali Perbedaan Hacker dan Cracker Sebelum Terjun Ke Profesi Tersebut