Ide Samsung Gunakan Komponen Daur Ulang Guna Tekan Biaya Perbaikan

Ide Samsung Gunakan Komponen Daur Ulang Guna Tekan Biaya Perbaikan

BERITATEKNOLOGI.ID – Ide Samsung terbaru memungkinkan untuk menurunkan biaya perbaikan secara signifikan  dengan menggunakan komponen daur ulang.

Pihak Samsung pada awal bulan ini mengumumkan penjanjian kerja sama dengan iFixit untuk membuat perlengkapan perbaikan ponsel dan tablet berkonsep DIY.

Dilansir dari laporan Business Korea, Samsung menyatakan bahwa telah mempertimbangkan suku cadang daur ulang untuk perbaikan secara mandiri untuk layar, kaca belakang dan port pengisian daya Galaxy S20, Galaxy S21 dan Galaxy Tab S7+

Suku cadang yang akan digunakan adalah bahan daur ulang seperti logam, plastik bekas dan lainnya. Rencana ini akan segera dieksekusi pada beberapa bulan kedepan dengan terkhusus pada paruh pertama tahun ini.

Ide Samsung Ini Bisa Menghemat 50 Persen

Konsumen yang ingin untuk memperbaiki perangkatnya sendiri akan memiliki akses menuju alat perbaikan dan panduan untuk melakukan perbaikan mandiri. Samsung juga mengatakan bawa konsumen dapat mengembalikan bagian yang tak terpakai kepada perusahaan daur ulang.

Biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan ponsel, terutama flagship bisa sangat tinggi. Sebagai perbandingan, untuk memperbaiki layar Galaxy S22 sekitar 200 Dolar atau 2,9 juta Rupiah dan perbaikan ponsel bisa mencapai 800 Dolar yang setara dengan 11,5 juta Rupiah.

Program perbaikan ponsel menggunakan komponen daur ulang ini disebut dapat mengurangi biaya perbaikan hingga setengah dari harga normal yang saat ini berlaku. Tidak hanya menguntungkan pengguna, program ini baik untuk mengurangi limbah elektronik.

Kualitas serta performa komponen daur ulang yang akan digunakan disebut hampir sama baiknya dengan komponen baru. Ponsel unggulan terbaru Samsung, Galaxy 22, bahkan menggunakan bahan jaring nelayan yang telah didaur ulang.

Baca Juga : Info Terbaru Tentang Samsung Galaxy Tab S8

Selain itu, ponsel terbaru Samsung umumnya mendapatkan dukungan pembaharuan sistem operasi Andoid hingga empat generasi yang akan datang sehingga memungkinkan pengguna untuk menggunakan perangkatnya dalam jangka waktu yang lebih lama.

Beberapa tahun belakangan, Samsung melancarkan kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik dan kertas secara signifikan pada produknya. Ide menggunakan suku cadang perbaikan yang didaur ulang merupakan hal selaras dengan apa yang perusahaan lakukan selama ini.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

free website stats program Ide Samsung Gunakan Komponen Daur Ulang Guna Tekan Biaya Perbaikan