Dengan Dimensity 2000 MediaTek Sekali Lagi Tantang Snapdragon

Dengan Dimensity 2000 MediaTek Sekali Lagi Tantang Snapdragon

Chip unggulan Qualcomm generasi baru telah dikonfirmasi untuk dirilis pada akhir tahun. Produk baru itu akan diberi nama Snapdragon 898 dan tidak diragukan lagi akan jadi raja di tahun depan. Pada saat yang sama, MediaTek tidak menganggur. Chip generasi baru Dimensity 2000, yang telah diumumkan berkali-kali, juga telah dirilis ke produksi massal, menggunakan proses 4nm TSMC.

Menurut data sebelumnya, chipset itu akan mengadopsi arsitektur tiga inti, di mana yang paling penting adalah inti super Cortex-X2 3.0GHz. Dibandingkan dengan Cortex-X1 saat ini, Cortex-X2 telah meningkatkan set instruksi ke ARMv9-A. Ini juga telah dioptimalkan secara signifikan untuk beberapa jendela dan struktur dan efisiensi keseluruhan telah sangat ditingkatkan.

Dimensity 2000 Punya Kelebihan Yang Sepadan

Inti dari Dimensity 2000 memang cukup besar dengan clock 3.0 Ghz dan untuk Cortex-X2 ini setara dengan kinerja dari bionik A13. Untuk poinnya sendiri, jika dibandingkan dengan milih Apple, mungkin akan mencapai skor 1330 poin. Untuk kinerja multi-core sejauh ini para pekerja disana cukup yakin. Mereka mengatakan ini sedikitnya akan punya kurang lebih di angka sekitar 4000 poin.

Dari segi hasil secara keseluruhan, performanya jelas tidak kalah dengan A13 Bionic bahkan bisa lebih baik dari Snapdragon 888 serta Snapdragon 888 plus. Tapi apakah itu bisa mengalahkan Snapdragon 898 yang punya proses 4nm, ini mungkin bisa dikatakan agak berlebihan. Jika tidak ada kendala lain, Snapdragon generasi setelah ini pasti akan tetap mengandalkan soal kinerja.

Jika frekuensi utama inti ultra-besar X2 ditarik ke 3.2GHz, maka MediaTek akan sangat sulit untuk diikuti. Namun, jika Snapdragon 898 mempertahankan frekuensi inti ultra-besar secara konservatif pada 2.84GHz, MediaTek masih memiliki peluang untuk mengungguli Qualcomm dalam hal CPU. Namun, dalam menghadapi chip bionik Apple A14/A15/A16, ini masih belum bisa mengunggulinya.

MediaTek dikatakan memang tidak seperti dengan Qualcomm. Kecepatan pengembangan dan proses iterasi memang sangat berbeda untuk keduanya. Dan jika diibaratkan sebagai sebuah hubungan, keduanya sekarang seperti mengambil kelebihan masing-masing. Dan produk mereka Dimensity 2000 dibuat untuk bisa mengalahkan Snapdragon di pasar saat ini.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

free website stats program Dengan Dimensity 2000 MediaTek Sekali Lagi Tantang Snapdragon flagcounter