Cara Trading Crypto Dengan Mudah Bagi Pemula Biar Cuan

Cara Trading Crypto Dengan Mudah Bagi Pemula Biar Cuan

Beberapa kurun waktu belakangan, banyak orang yang tertarik dengan investasi Cryptocurrency dan ingin tahu bagaimana cara trading crypto. Pada dasarnya trading di instrumen apapun itu sebenarnya sama saja, baik saham, emas, ITF, atau Cryptocurrency pun sama. Bahkan, bagi orang-orang yang sudah terbiasa transaksi di lintas platform dan instrumen, sebenarnya menggunakan indikator yang mungkin secara garis besar sama saja.

Kunci untuk menjadi trader yang sukses di instrumen pasar mana saja adalah mengerti dasar-dasar trading dan tetap berpegang pada strategi saat ekonomi bergejolak. Banyak trader pemula yang menggunakan strategi berdasarkan teori yang dipelajari, tetapi membuat kesalahan atau tergesa-gesa saat mulai mengamati perubahan harga yang sangat besar.

Supaya trading aman dan tetap cuan bagi para pemula, mari kenalan lebih dalam tentang apa itu Cryptocurrenci dan bagaimana cara trading crypto yang aman bagi pemula.

Tentang Trading Crypto

Crypto adalah aset virtual atau digital yang tidak bisa dipegang secara nyata seperti uang atau emas. Anda tidak bisa memegang kripto secara nyata karena bentuknya berupa kepemilikan, yaitu koin dalam jumlah tertentu.

Di Indonesia, animo terhadap aset kripto di tahun ini semakin tinggi. Bahkan, jumlah investor kripto telah mengalahkan investor saham. Angka tersebut diprediksi oleh Bappebti terus akan meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Bagi para trader, aset kripto dibeli ketika harganya murah dan menjualnya kembali ketika harganya tinggi. Sedangkan bagi para investor, aset kripto mereka akan dijaga dalam jangka waktu yang lama dan menunggu kejutan profit yang diperoleh dari investasi bertahun-tahun.

Lantas, kapan aset kripto disebut murah dan layak dibeli?

Nah, pertanyaan ini Anda tanyakan lagi kepada diri sendiri, apakah Anda berniat membeli untuk dijual secara harian atau membeli untuk dijual secara mingguan, bulanan, 3 bulanan, atau 6 bulanan. Mau berapa lama pun itu, pastikan Anda selalu menggunakan analisa dan bukanlah asal menebak saja.

Anda harus membuat strategi yang tepat dalam menentukan Cryptocurrency untuk menentukan waktu jual dan beli. Ada 3 aspek utama yang harus Anda ingat selalu dalam menentukan kapan harus membeli atau menjual aset kripto, yaitu:

  • Entry point: Kapan waktu membeli dan karena apa Anda membeli
  • Taking profit: Kapan Anda jual secara untung (kapan dan berapa harga jualnya)
  • Stop loss: Kapan harus keluar dari kerugian (menjual pada saat rugi)

Langkah Memulai Trading Crypto

Pada dasarnya, langkah cara trading crypto itu mendaftar, deposit, dan transaksi.

• Membuat akun di exchange aset crypto

Untuk bisa melakukan transaksi crypto, Anda harus terlebih dahulu mendaftar ke Exchanger, bursa, atau market place tempat jual beli crypto. Di Indonesia, sudah banyak platform Crypto Exchange yang bisa Anda pilih dan lakukan pendaftaran.

Lakukan proses pendaftaran, KYC (know your customer), dan verikasi akun hingga selesai. Seperti di Indodax, Luno, maupun Tokocrypto.

• Deposit dan transaksi Beli

Jika proses verifikasi selesai, Anda bisa melakukan deposit dan membeli aset crypto yang ingin dibeli.

• Memilih aset crypto dengan volume trading yang besar

Cara trading crypto selanjutnya adalah memilih aset kripto yang memiliki market cap besar. Cara melihat besaran market cap bisa kunjungi coinmarketcap.com. Di situs tersebut, Anda dapat melihat market cap harga volume dalam US dollar. Jika Anda ingin tahu harga secara rupiah, bisa dilihat di platform aset crypto di Indonesia.

Hal tidak kalah penting adalah di Indonesia cryptocurrency sudah diakui sebagai komoditas yang dapat diperjual belikan. Namun, tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran. Jadi, jika Anda menjadikan sebagai komoditi jual beli untuk mendapatkan profit dari selisih harga maka hal tersebut sah-sah saja.

Untuk pemula, disarankan membeli Bitcoin yang merupakan jenis Cryptocurrency paling senior dan memiliki market cap terbesar untuk Anda explore pertama kali.

Cara Melakukan Trading Crypto

Bagi Anda yang ingin memulai trading Cryptocurrency, ada 2 cara populer yang biasa digunakan. Pertama adalah membeli aset crypto pada exchange dan menunggu harga mengalami kenaikan sehingga Anda bisa mendaptakan profit melalui selisih antara buy dan sell.

Cara kedua adalah trading CFD untuk salah satu cryptocurrency, seperti Bitcoin, Ethereum, Doge, Litecoin, dan banyak lainnya. Bagi Anda yang belum tahu, CFD adalah kepanjangan dari Contract for Difference yang merupakan produk derivatif dimana Anda bisa ikut serta dalam pergerakan harga saham atau indeks tanpa harus mempunyai saham perusahaan.

CFD memberi kesempatan mendapatkan profit, baik ketika pasar bearish atau bullish karena Anda bisa melakukan short sell atau buy sell. OTC memperdagangkan CFD dan harga yang didapat berasal dari harga saham underlying-nya.

Anda bisa lakukan long position (menahan posisi pembelian) ketika harga crypto diprediksi mengalami kenaikan dan memilih short position (melakukan penjualan) ketika harga diprediksi akan menurun.

Misalkan, Anda trading CFD Bitcoin (BTC) berarti Anda sedang melakukan spekulasi tentang pemasangan atau pairing BTC/ USD. Jadi, membeli kripto berarti Anda menyimpan uangnya pada sebuah dompet. Sementara itu, trading CFD berarti akun trading Anda tertahan pada broker.

Untuk Trader Crypto Pemula, Pahami 3 Poin Penting Ini

Untuk bisa sukses melalui trading crypto tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan yang bisa diperoleh dengan cepat. Para investor yang sukses mendapatkan profit besar umumnya terus memantau perkembangan pergerakan koin kripto dan nilai token. Mereka selalu aktif memantau pasar dengan analisis teknikal maupun fundamental. Bagi trader pemula, ingat 3 poin berikut:

Jangan berlebihan

Jangan terlalu berlebihan karena trading crypto memiliki resiko yang cukup tinggi. Pastikan bahwa uang yang akan Anda gunakan adalah uang tabungan dan bukan uang pokok kebutuhan sehari-hari.

Para pemula juga bisa memulai dengan belajar cara tradingcrypto supaya dapat profit di situs gratis. Ada banyak situs yang menyediakan fasilitas belajar trading Cryptocurrency gratis untuk mengembangkan kemampuan.

Jika Anda sudah mendapatkan hasil yang maksimal, maka bisa mulai trading sesungguhnya seperti langkah-langkah cara tradingcrypto di atas. Ingat untuk mulai dengan uang tabungan dan nominal yang kecil. Tingkatkan nominal uang yang diperdagangkan secara bertahap saat profit sudah meningkat.

Kendalikan emosi

Pasar Cryptocurrency memiliki pergerakan yang sangat dinamis dan dapat berubah setiap detik. Ada saat dimana kondisi pasar berada di pihak Anda sehingga mendapatkan kemenangan perdagangan besar-besaran.

Namun, harus diingat bahwa kondisi pasar juga bisa tidak sedang berpihak pada Anda. Oleh karena itu, jangan serakah untuk menghabisakan semua modal pada trading selanjutnya.

Begitupun ketika Anda sedang tidak beruntung dan mengalami kekalahan beruntun, sedih sewajarnya saja, istirahat dahulu, kemudian lakukan evaluasi. Pertimbangkan strategi yang tepat dengan merevisi jumlah perdagangan supaya menghindari kehabisal semua portofolio karena kekalahan beruntun.

Jangan lakukan investasi buta

Pastikan Anda memeriksa latar belakang aset yang akan diperdagangkan, jangan asal suntik uang. Pasalnya, ada beberapa jenis altcoin yang bertahan hanya 2 tahun dan dimanfaatkan untul alat penipuan.

Memeriksa latar belakang aset juga berfungsi untuk mengurangi kemungkinan kinerja aset yang buruk serta kerugian karena penipuan.

Setelah memahami cara trading crypto, apakah Anda tertarik ingin segera memulai investasi?

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

free website stats program Cara Trading Crypto Dengan Mudah Bagi Pemula Biar Cuan