Cara Menjadi Voice Over Sukses dan Terlihat Profesional

Cara Menjadi Voice Over Sukses dan Terlihat Profesional

Ketika menonton sebuah video, kita biasanya mendengar suara di latar belakang yang menarasikan isi dari video yang ditampilkan. Suara yang terdengar itu adalah voice over. Untuk menjadi pengisi suara di latar belakang video atau voice over ternyata juga tidak sembarangan. Ada beberapa ketentuan yang harus dimiliki dan cara menjadi voice over yang baik.

Apa Itu Voice Over?

Voice over merupakan sebuah teknik pengisi suara yang sering kita temukan dalam konten audio visual seperti film, animasi, dan video promosi periklanan. Sebenarnya, penggunaan voice over tidak hanya dalam konten yang bersifat hiburan, namun juga bisa kita temukan di dunia jurnalistik, dan bahkan konten audio visual yang bersifat edukatif seperti penerjemahan, dan sejenisnya.

Fungsi Voice Over

Voice over memiliki fungsi secara umum menceritakan dan menjelaskan elemen-elemen yang penting dan tersaji di dalam video. Sering juga voice over digunakan untuk menyampaikan dialog antar karakter dalam sebuah film atau animasi serta memperkuat karakter dalam peran tersebut.

Tugas Seorang Voice Over

Seseorang yang melakukan voice over disebut voice artist. Dalam menjalankan perannya, seorang voice artist mempunyai tugas sebagai berikut:

  • Menyusun suara. Dalam menjalankan tugasnya untuk menyusun suara, seorang voice over harus membuat suara dengan karakter khusus dan membuat citra yang menjadi khas saat menyampaikan isi dari sebuah konten audio visual.
  • Menyampaikan pesan. Sebuah konten video pasti memiliki makna dan pesan yang ingin disampaikan. Seorang voice over perlu memiliki kesan emosional dalam menyampaikan isi dari sebuah video agar pesan dan makna yang disampaikan lebih tersampaikan.
  • Memiliki beragam suara. Konten dari sebuah video tentu berbeda antara satu dengan yang lain. Seorang voice over harus mampu menciptakan beragam karakter suara agar dapat menyesuaikan dengan konten video yang disajikan.

Tips Menjadi Voice Over

Untuk menjadi seorang voice over yang baik, Anda perlu memperhatikan beberapa tips cara menjadi voice over berikut ini:

1. Memahami tempo

Seorang voice over perlu memahami tempo saat melakukan voice over. Walaupun tidak terlihat dalam visual, namun konten tersebut juga menggunakan tempo. Ada saatnya tempo dalam video naik, sehingga tempo yang digunakan oleh seorang voice over harus menyesuaikan. Ada juga saatnya dalam video tempo tiba-tiba berubah menjadi lebih pelan. Hal itulah mengapa seorang voice over harus memahami tempo. Karena sebuah video dengan voice over yang tidak sesuai dengan tempo, justru akan mengganggu dan malah akan merusak konten video tersebut.

2. Melatih pernafasan

Saat melakukan perekaman, seorang voice over membutuhkan teknik pernafasan yang baik sehingga tidak mengalami lelah atau kehabisan nafas saat merekam voice over. Dalam melakukan tugas sebagai pengisi suara voice over, semua bergantung pada durasi.

Setiap konten yang membutuhkan voice over memiliki durasi yang berbeda-beda. Semakin panjang durasi tentu akan semakin menguras stamina dan pernafasan Anda. Maka dari itu, Anda perlu berlatih mengatur pernafasan yang baik agar kualitas suara dan voice over Anda tetap prima.

Melatih pernafasan ini bisa dilakukan dengan hal berikut

  • Olahraga, Berolahraga selain baik untuk kesehatan, juga baik untuk melatih pengaturan pernafasan. Olahraga yang dimaksud juga tidak harus olahraga yang berat, seperti bermain bola, berenang atau sejenisnya. Cukup dengan berjalan kaki pun Anda bisa berlatih pola pernafasan yang baik.
  • Inhale – exhale, Latihan ini yaitu melakukan pola pernafasan hirup dan hembuskan. Mungkin terdengar sepele, namun ini juga dapat membantu Anda melatih pernafasan.
  • Inhale – hold – exhale, Ini dilakukan dengan mengambil nafas, lalu tahan beberapa saat, baru kemudian hembuskan. Lakukan latihan ini rutin setiap hari agar Anda memiliki pernafasan yang baik.

3. Intonasi dan penekanan

Sama halnya dengan tempo, sebuah konten video pun memiliki unsur yang disebut dinamika. Dalam satu video utuh, terdapat dinamika yang naik turun. Untuk mendukung kesan saat dinamika di dalam video berubah, perlu adanya intonasi. Intonasi dan penekanan dalam voice over merupakan poin yang sangat krusial karena intonasi dan penekanan berkaitan dengan dinamika yang disusun dalam video.

Atau dalam contoh lain, sebuah video yang memiliki unsur-unsur yang disorot lebih atau istilahnya diberi “highlight” pada hal tertentu untuk menunjukkan hal yang penting. Saat video menunjukkan sebuah sorotan penting, dibutuhkan intonasi dan penekanan agar maksud dari video tersampaikan dengan jelas.

4. Menjaga kesehatan vokal

Seorang voice over harus menjaga kesehatan vokal karena suara merupakan elemen paling penting dalam voice over serta agar seorang voice over tidak terganggu saat melakukan tugasnya dalam mengisi voice over sebuah video.

5. Persiapan sebelum melakukan voice over

Biasakan untuk melakukan brief atau latihan sinkronisasi antara teks tertulis dengan isi video agar tidak terlalu banyak menyita waktu saat pengambilan suara atau merekam voice over. Disamping itu, menjaga kondisi dan kesehatan suara dan vokal sebelum melakukan tugas agar saat melakukan perekaman suara, seorang voice over dalam kondisi prima.

Selain persiapan diatas, Anda juga perlu melakukan persiapan khusus untuk seorang voice over, antara lain:

  • Senam lidah, Hal ini dilakukan agar saat melakukan perekaman, lidah Anda tidak kaku dan berbelit saat berbicara karena sudah melakukan pemanasan sebelumnya.
  • Tonguetwister, Persiapan ini untuk mempersiapkan artikulasi Anda agar jelas saat berbicara. Lakukan dengan mengucapkan kalimat yang sulit diucapkan dengan cepat dan berkali-kali hingga lancar.
  • Menggigit benda kenyal, Menggigit sesuatu seperti permen karet, apel, atau lainnya bertujuan untuk melemaskan rahang Anda agar memudahkan saat Anda menyampaikan kalimat.

6. Pelafalan yang jelas

Hal yang tidak kalah penting untuk seorang voice over adalah pelafalan atau artikulasi. Seorang voice over harus melafalkan kalimat dengan pelafalan dan artikulasi yang jelas tanpa berbelit agar semua rincian kata tersampaikan dengan jelas.

7. Membedakan jenis voice over

Menjadi seorang voice over harus menyesuaikan konten dan tujuan serta fungsi dari sebuah video apakah video tersebut bertujuan untuk menyampaikan identitas, mempromosikan atau penjualan, atau bertujuan edukasi. Melakukan voice over untuk konten video promosi akan berbeda dengan voice over untuk konten edukasi.

Sebagai contoh, saat melakukan voice over untuk video berkonten promosi atau sales, Anda harus sebisa mungkin menggunakan nada, intonasi, dan karakter suara yang memberikan kesan persuasif agar fungsi dan tujuan dari konten video tersebut tersampaikan secara baik dan benar.

Kesimpulan dari uraian di atas adalah Anda perlu memperhatikan tips dan cara menjadi voice over yang baik ketika Anda ingin menjadi seorang voice over. Jangan lupa untuk selalu melakukan latihan vokal Anda agar semakin terlatih dan memiliki kriteria yang baik untuk menjadi voice over.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

free website stats program Cara Menjadi Voice Over Sukses dan Terlihat Profesional flagcounter