Cara Membuat Artikel Untuk Pemula

Cara Membuat Artikel Untuk Pemula

Mengungkapkan buah pikiran dalam bentuk bahasa tulisan atau artikel memang susah-susah gampang dan tak semua orang dapat melakukannya. Umumnya alasan yang dikemukakan untuk itu adalah tak mempunyai bakat. Padahal keterampilan ini dapat diasah jika Anda mengetahui cara membuat artikel yang baik dan enak dibaca dengan bahasa yang mengalir walaupun Anda adalah seorang pemula.

Jika Anda masih merasa bahwa menulis artikel itu sulit, cobalah merubah pola pikir dan mengumpamakannya dengan berbicara. Di sini Anda juga mengekspresikan ide dan keinginan lewat bahasa lisan kepada satu orang atau lebih. Jika Anda dapat melakukannya dengan berbicara, seharusnya tak sesulit itu untuk mencobanya dalam bentuk tulisan. Berikut ulasannya.

Cara Membuat Artikel Untuk Pemula

Cara membuat artikel untuk Anda para pemula

Sebelum memulai belajar menulis artikel ketahui dulu apakah yang dimaksud artikel berkualitas itu. Sebuah tulisan dapat dibilang bermutu jika dapat dipahami oleh orang lain karena menggunakan bahasa yang sederhana dan mengalir.

Tak hanya mudah dimengerti, pembaca seharusnya juga dapat menikmati hasil tulisan Anda, seolah-olah tengah berbicara langsung kepada Anda. Tanpa terasa yang bersangkutan membaca tulisan Anda sampai selesai dan bisa jadi malah menanti-nantikannya.

Nah, bagi Anda yang masih pemula dan baru belajar menulis artikel dengan baik, berikut beberapa panduan yang dapat Anda terapkan.

  • Menempatkan diri sebagai pembaca

Cara paling mudah untuk membuat tulisan Anda disukai dan dibaca oleh banyak orang adalah menempatkan diri Anda pada posisi mereka. Dengan begitu Anda bisa merasakan dari sudut pandang target pembaca, misalnya apakah bahasa yang Anda gunakan cocok, apakah tema tulisan sesuai dengan orang-orang yang diharapkan membaca tulisan tersebut, dan seterusnya.

Contoh kasusnya adalah Anda harus menulis pada media yang berkaitan keagamaan, misalnya bulletin atau pamphlet, dengan target pembaca mulai remaja sampai lansia. Tentu saja Anda tak mungkin menggunakan bahasa yang terlalu santai atau informal. Ini contohnya menggunakan kata ganti “kamu”, alih-alih “Anda”, memakai bahasa percakapan kekinian yang kurang dipahami generasi tua, dan seterusnya.

Jika demikian, tulisan Anda akan dinilai kurang pantas, kurang sopan, dan tak layak terbit pada media dengan konsep demikian. Beda ceritanya jika Anda menulis pada blog anak muda yang membahas tentang fashion dan gaya hidup, atau promosi bisnis online.

  • Ekspresif secara bahasa

Yang dimaksud ekspresif di sini adalah membuat bahasa tulisan menjadi bahasa seperti berbicara. Anda harus cermat dalam memberikan sentuhan demikian ini agar pembaca memahami ide yang dituangkan lewat tulisan tetapi juga menikmati artikel tersebut sebagai bacaan yang menarik dan menghibur.

  • Memilih tema dan gaya bahasa yang benar

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, tema dan gaya bahasa Anda harus sesuai dengan kelompok atau kalangan pembaca. Hanya dengan begitu ide Anda akan tersampaikan dengan baik pada sasaran pembaca yang diinginkan. Jika Anda harus menulis untuk seluruh kelompok pembaca, sebaiknya gunakan bahasa yang netral, tak terlalu formal dan tak terlalu santai.

Dengan begitu artikel tulisan Anda akan lebih mudah diterima dan dinikmati. Tentu saja ini juga harus disesuaikan dengan konsep media dimana tulisan tersebut dimuat.

  • Membuat artikel yang enak dilihat dan dibaca

Tentang hal ini memang berhubungan dengan teknik penulisan yang baik. Beberapa tips yang dapat Anda coba adalah:

  1. Gunakan kalimat-kalimat tunggal agar tak terlalu panjang dan melelahkan bagi pembaca.
  2. Setiap paragraph usahakan tak terlalu padat, paling tidak 4 sampai 5 baris saja. Paragraph yang terlalu panjang juga akan dianggap membosankan oleh pembaca.
  3. Menggunakan poin-poin atau listicle sangat disarankan untuk memperjelas maksud Anda.
  4. Untuk artikel naratif pastikan bahasan tidak melebar hingga keluar dari tema.

Membaca artikel melalui media online sangat berbeda dibandingkan media cetak. Pembaca akan lebih cepat lelah menatap layar ponsel, laptop, atau tablet secara terus-menerus. Karena itu pastikan artikel tulisan Anda cukup menarik sehingga mereka bersedia meluangkan waktu untuk membacanya hingga tuntas.

Lagi pula jika sejak awal Anda tak mempelajari cara membuat artikel berkualitas, orang dapat dengan mudah berpindah ke laman atau website lain. Ini karena internet menawarkan begitu banyak sumber berita atau informasi yang dapat dipilih sesuai selera penggunanya. Jadi menangkanlah persaingan dengan menawarkan bacaan yang menarik untuk pembaca.

  • Pastikan artikel menggunakan kalimat dengan plot yang masuk akal

Sebelum diposting atau diunggah pada blog Anda, periksa dahulu setiap kata dan kalimatnya dengan teliti. Ini untuk menilai apakah kalimat-kalimat yang Anda tulis sudah cukup nyaman dibaca. Setiap paragraph harus mempunyai tema yang sama yang terwakili dalam beberapa kalimat sebanyak 4 sampai 5 baris.

Jangan sampai ada ide yang berbeda dalam satu alinea karena akan membuat tulisan Anda terlihat janggal atau tidak logis.

  • Struktur kalimat yang baik dengan tata bahasa yang benar

Ini terutama untuk artikel-artikel formal yang Anda tulis untuk media-media online atau pun offline yang juga formal. Satu lagi yang tak boleh ketinggalan adalah memperhatikan kalimat pertama pada artikel tulisan Anda. Kalimat pertama ini sangat ampuh untuk menarik perhatian pembaca dan membuat mereka bersedia membaca seluruh tulisan hingga selesai.

Sekali lagi hindarilah kalimat-kalimat yang terlalu panjang, sulit dimengerti, dan dengan induk atau anak kalimat yang bertumpuk-tumpuk. Hal ini bisa membuat pembaca kebingungan dan kehilangan minat. Penggunaan kalimat tunggal lebih disarankan.

  • Cek dan ricek

Sebelum posting atau mengunggah artikel tulisan Anda jangan lupa cek dan ricek sekali lagi. Periksa ejaan karena terlalu banyak typo akan membuat pembaca merasa kurang nyaman, apalagi kesalahan ejaan yang cukup banyak. Ini akan membuat Anda terlihat kurang professional. Coba baca ulang tulisan Anda dan upayakan untuk berpikir dari sisi pembaca.

Seandainya Anda menemukan artikel tersebut di internet, apakah sebagai pembaca Anda bersedia menuntaskan ulasan tersebut. Kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemula adalah terburu-buru dan enggan mengoreksi ulang tulisan mereka.

Menuangkan dan mengekspresikan ide melalui bahasa tulisan memang membutuhkan kehati-hatian dan pemikiran yang hati-hati. Mereka yang mengakses internet dan mengunjungi sebuah situs untuk mendapatkan informasi akan lebih memilih membaca 200 atau 300 kata dengan informasi lengkap yang runtut dan jelas, dari pada 2000 kata yang boros dan bertele-tele.

Inilah perbedaan antara tulisan pada media cetak dan online. Pembaca mengidamkan ulasan yang berisi dan padat. Artikel yang terlalu panjang, banyak mengamburkan kalimat, dan kurang to the point hanya akan membuat mata lelah. Mereka pun akan gampang kehilangan minat dan dengan mudah beralih mencari sumber yang lain.

Untuk membuat tulisan Anda sempurna, dibutuhkan jam terbang dan proses dan ini hanya dapat dilakukan dengan berlatih menulis, serta membaca banyak referensi artikel yang berkualitas. ini akan memperkaya ide Anda dan sedikit demi sedikit memperbaiki kualitas hasil tulisan Anda. Sebab itu, rajinlah menulis di website atau blog yang Anda kelola.

Nah, semoga informasi cara membuat artikel ini bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba!

Dan jangan lupa, seringlah berlatih menulis serta banyak membaca agar ide tulisan semakin melimpah.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program Cara Membuat Artikel Untuk Pemula