Cara Memanfaatkan Sosial Media Untuk Bisnis

Internet dan media sosial sudah sangat akrab dengan keseharian masyarakat Indonesia terutama anak-anak muda yang tergolog generasi milenial. Jika Anda pun demikian, jangan sekedar menggunakan media sosial untuk hiburan saja karena akun tersebut bisa membantu membuat bisnis Anda berkembang. Bagi mereka yang belum mempunyai bisnis sendiri, media sosial dapat menjadi sarana merintis bisnis Anda. Sebagai referensi Anda, ketahui beberapa cara memanfaatkan sosial media untuk bisnis berikut ini untuk menjual produk apa pun.

Cara Memanfaatkan Sosial Media Untuk Bisnis

Tips Sosial Media Untuk Bisnis SendiriYang Terbukti Berhasil

Keunggulan media sosial adalah sanggup menjangkau siapa pun dan dimana pun tanpa terikat waktu dan tempat. Jadi medsos sangat berguna untuk mempopulerkan bisnis Anda dengan promosi atau branding istilahnya. Jangan meremehkan kekuatan media sosial dalam membesarkan bisnis Anda karena jangkauannya yang begitu luas. Postingan iklan Anda, misalnya, dalam beberapa detik saja berpotensi untuk dilihat pengguna media sosial lain yang berada di luar kota, propinsi, sampai luar negeri.

Tentu saja ini bukan berarti bahwa bisnis dengan media sosial atau yang termasuk salah satu jenis e-commerce ini pasti sukses, tetapi beberapa orang memang telah membuktikannya. Tak sedikit anak muda yang menjadi milarder dari bisnis online-nya. Anda mungkin pernah mendengar nama Dewa Eka Prayoga, Rico Huang, atau Christina Lee. Ketiga pengusaha muda tersebut, sukses dalam berbagai lini bisnisnya dengan menggunakan kekuatan internet dan media sosial.

Untuk bisa mencapai titik tersebut, tentu ada strategi yang diterapkan, tak sekedar posting, menulis kalimat promosi, dan selesai. Beberapa panduan berikut ini mungkin bisa menjadi inspirasi Anda.

1. Menentukan target pasar yang potensial

Saat mempromosikan produk dagangan Anda di media sosial, bidiklah target pasar yang berpotensi tertarik. Caranya adalah menyesuaikannya dengan niche Anda, atau jenis produk yang Anda tawarkan secara spesifik. Upaya ini akan menarik minat lebih banyak pengguna media sosial. Strateginya yang paling gampang adalah mempromosikan produk tersebut kepada kelompok target pasar yang dirasa cocok.

Ini misalnya apakah produk Anda cocok untuk wanita, pria, remaja, lansia, balita, dan sebagainya. Contohnya, Anda menjual produk busana muslimah dan jilbab trendy, maka target konsumen Anda adalah wanita, bisa mulai remaja berusia 17 tahun sampai ibu muda berusia di bawah 45 tahun.

Buatlah grup atau fanspage dimana Anda dapat membagikan promosi produk tersebut pada sasaran yang tepat. Jangan terus-menerus mengunggah produk jualan, sesekali selingi dengan konten-konten yang bermanfaat dan berkaitan dengan produk jualan Anda. Tujuannya adalah agar follower grup tersebut tidak bosan. Untuk produk busana muslimah dan jilbab trendy, misalnya, Anda juga bisa memberi tips berbusana untuk berbagai kesempatan, tips mengenakan jilbab pesta, dan seterusnya.

2. Status inspiratif

Cara untuk membuat orang mau me-like dan membagikan status Anda adalah memastikan bahwa status tersebut memang benar-benar menarik. Saat orang lain membaca status tulisan Anda yang dibagikan, kemungkinan besar yang bersangkutan akan penasaran sehingga singgah ke akun Anda. Di sinilah kesempatan untuk mempromosikan produk dagangan Anda agar orang tertarik untuk membeli.

Perlu dicatat bahwa dalam postingan yang diunggah pada akun bisnis, wajib menghindari kaliman-kalimat provokatif, ada unsur SARA, politik, atau hoax. Ini bisa merugikan bisnis Anda sendiri karena orang tak lagi bersimpati. Walaupun ada konsumen yang tertarik, jika mereka tak berkenan dengan unggahan-unggahan Anda, bisa saja mereka mundur dan mencari seller lain. Jadi kesimpulannya, akun untuk berjualan harus netral dari isu apa pun.

3. Hastag

Tagar atau hastag sangat penting dalam setiap postingan di Instagram dan Twitter. Hastag akan membantu mengarahkan orang ke akun Anda walaupun mereka belum mengetahui brand yang Anda tawarkan. Ada banyak tools yang dapat membantu Anda mencari hastag terbaik untuk setiap postingan yang Anda unggah. Misalnya untuk produk busana muslimah trendy, Anda bisa memasang #busanamuslimahcantik, #gamismurah, #pusatgamisgrosir, dan lain-lain.

4. Secara teratur update foto profil

Tips sosial media untuk bisnis sendiriyang keempat adalah update foto profil secara berkala di media sosial. Manfaatnya adalah agar unggahan terbaru Anda ini terlihat pada timeline follower media sosial Anda. Unggahan tersebut juga berpotensi untuk dilihat oleh pengguna internet lain yang membangkitkan rasa ingin tahu sehingga mengakses akun Anda.

Jika Anda cukup aktif menggunakan Instagram dan Facebook, manfaatkan fitur siaran langsung atau tayangan live. Promosikan produk dagangan Anda saat live agar semakin banyak orang yang menyaksikannya. Langkah ini akan meningkatkan trust atau kepercayaan kepada akun dan produk Anda.

5. Merespon calon customer

Sebagaimana menjual sesuatu secara offline, Anda juga wajib memberikan layanan terbaik bagi para pelanggan. Salah satunya adalah dengan merespon calon customer Anda secepat dan seramah mungkin, sebelum mereka kehilangan kesabaran. Tidak sedikit mereka yang menghubungi seller dengan DM atau pada nomor kontak hanya ingin bertanya tentang produk yang Anda tawarkan. Tetapi layani mereka dengan ramah walaupun belum berhasil membuat mereka membeli.

Bisa jadi suatu hari mereka akan kembali ke toko Anda dan membeli produk yang ditawarkan karena terkesan dengan layanan Anda. Simpanlah kontak calon-calon pelanggan Anda ini sebagai database. Dengan begitu Anda dapat menghubungi mereka kembali dengan penawaran yang menarik, misalnya saat ada diskon, promo, dan sebagainya.

6. Membangun interaksi dengan para pelanggan

Sangat penting untuk mengupayakan mempunyai hubungan yang baik dengan pelanggan. Caranya dengan membangun interaksi dengan komunikasi yang sehat. Anda bisa menghubungi pelanggan yang telah membeli produk Anda melalui DM atau aplikasi pesan singat. Ini misalnya dengan menanyakan kepuasan mereka akan kualitas produk jualan Anda, mengucapkan terimakasih telah membeli produk Anda, atau meminta testimony.

Dengan “menyentuh” hati mereka secara personal, yang bersangkutan akan merasa dekat dengan Anda. Ini akan membuat mereka menjadi konsumen setia yang tak ragu melakukan repeat order. Jangan ragu meminta saran untuk perbaikan layanan dan produk Anda di masa depan. Dengan begitu mereka akan merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik.

7. Menyikapi persaingan

Tak dapat disangkal bahwa bisnis online, baik menggunakan media sosial atau platform yang lain mempunyai tingkat kompetisi yang demikian ketat. Ini karena bisnis online sangat mudah dan praktis, serta dapat dilakukan semua orang, termasuk mereka yang tidak mempunyai produk sendiri. System dropshiper atau reseller memudahkan hal ini, dimana para pebisnis online pemula ini hanya berperan sebagai tenaga penjual saja.

Meski demikian Anda tak perlu berkecil hati karena tidak pede dengan persaingan yang ada. Walaupun produk yang dijual sama, Anda dapat memberi nilai tambah misalnya dengan layanan yang ramah, respon cepat, bonus, dan seterusnya. Jangan bosan belajar untuk mengetahui algoritma terbaru platform media sosial yang Anda pilih untuk “membuka lapak” dagangan. Dengan begitu Anda akan dapat menyikapi setiap perubahan dan memilih strategi yang tepat untuk mengatasinya.

Semoga informasi tentang cara memanfaatkan sosial media untuk bisnis! Selamat mencoba!

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar