Cara Melakukan Backup dan Restore Website di Hosting

Cara Melakukan Backup dan Restore Website di Hosting

Yang dimaksud dengan data secara umum adalah kumpulan informasi yang tercatat dan dihimpun pada suatu platform atau wadah. Dengan begitu kapan pun informasi tersebut diperlukan akan dapat ditemukan kembali dengan mudah.

Karena itu data perlu untuk disimpan sebaik mungkin ke dalam kategori atau pengelompokan masing-masing. Anda sebaiknya melakukan backup data secara teratur agar data-data yang berharga milik Anda tetap aman. Lalu bagaimana Cara Melakukan Backup dan Restore Website Di Hosting? Simak ulasannya berikut ini!

Cara Melakukan Backup dan Restore Website

Pengertian Backup Tata

Apakah Anda mengerti apa yang dimaksud dengan backup data? Apa dampak backup data dalam keseharian atau aktivitas kerja Anda? Seandainya website milik Anda adalah ecommerce atau online shop yang berisi katalog, foto-foto produk yang dikerjakan oleh fotografer professional, dan berbagai informasi lain terkait produk, tentu saja Anda harus melakukan backup data untuk melindungi berbagai konten tersebut demi keberlangsungan promosi Anda.

Demikian pula halnya bila website Anda merupakan portofolio yang berisi berbagai hasil karya untuk meyakinkan calon customer bahwa Anda adalah tenaga professional dan kompeten di bidangnya. Apa jadinya jika seluruh informasi tersebut lenyap tak berbekas karena sesuatu hal? Ini artinya aktivitas backup data memang memberi pengaruh dalam segi kehidupan Anda.

Mengapa harus dilakukan secara teratur

Agar lebih jelas, berikut ini adalah alasan mengapa backup data itu penting dan harus dilakukan secara berkala.

  • Website down

Ini adalah peristiwa biasa yang sering dialami semua orang, terutama para pengembang website. Ini misalnya downtime terjadi sementara karena sedang dilakukan pembaruan fitur. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam hal ini. Tetapi masalahnya apakah Anda dapat menjamin saat website kembali aktif data Anda tidak akan ada yang hilang? Inilah sebabnya Anda wajib melakukan backup data demi melindungi data Anda. Artinya setelah setelah website aktif dan ternyata ada data-data yang hilang, Anda dapat segera memulihkannya sebagaimana sedia kala.

  • HDD/SSD mengalami kerusakan

Sebagaimana yang Anda ketahui manfaat Hard Disk Drive atau HDD adalah sebagai ruang penyimpanan data yang berukuran besar. Ini sebagaimana halnya SSD atau Solid State Drive. Di dalam “wadah” ini Anda bisa menyimpan beragam jenis data atau file dengan berbagai ukuran. Meski demikian bukan mustahil HDD atau SDD tiba-tiba mengalami kerusakan karena berbagai sebab. Pada kondisi demikian data website Anda mungkin bisa diselamatkan tetapi tidak ada jaminan data akan hilang. Di sinilah pentingnya melakukan backup data demi perlindungan data Anda secara teratur.

  • Virus atau malware

Serangan virus dapat terjadi kapan pun tanpa peduli tempat serta waktu. Hal ini bisa berbentuk pencurian data atau phising, login berkali-kali karena lupa password atau dilakukan orang lain (brute force), hingga serangan ransomware, yaitu virus terkenal yang merupakan momok untuk berbagai website. Inilah sebabnya Anda perlu melakukan langkah pengamanan serta perlindungan dengan backup data.

  • Human error

Manusia bukanlah computer atau mesin yang bekerja secara terprogram. Sangat mungkin Anda mengalami distraksi, atau tengah dalam kondisi yang tidak kondusif untuk bekerja sehingga menghapus informasi atau data yang penting tanpa sengaja. Ini misalnya saat Anda tengah melakukan berbagai tindakan kepada website Anda, contohnya ceroboh saat akan membersihkan suatu data. Backup data website dengan teratur akan mengatasi masalah ini.

  • Peretasan

Tidak hanya berbagai masalah teknis, hilangnya data pada website juga bisa diakibatkan oleh serangan hacker atau peretas. Para penjahat siber ini melakukan berbagai jenis peretasan dengan berbagai tujuan, misalnya mencuri data pribadi, atau yang lainnya. Walaupun Anda merasa telah menyimpan data secara sempurna, tetapi bukan tak mungkin para hackers masih bisa merusak atau mencurinya. Dengan melakukan backup data website Anda masih dapat menjamin keamanan data tersebut.

Cara Melakukan Backup dan Restore Website Di Hosting

Plesk adalah fasilitas yang dapat Anda gunakan untuk membuat salinan yang berfungsi sebagai pencadangan, termasuk pemulihan. Dengan begitu Anda dapat membuat cadangan bagi konten serta konfigurasi. Tak hanya itu plesk juga memungkinkan konfigurasi dan pencadangan basis data, akun email, dan seterusnya serta melakukan pemulihan data kapan pun dibutuhkan.

Anda pun dimungkinkan untuk download data cadangan yang dirancang pada Plesk juga meng-upload file cadangan yang sebelumnya telah Anda buat dengan versi Plesk. Cadangan tersebut dapat dikelola dengan penyimpanan FTP jarak jauh atau disimpan secara lokal. Begini langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan backup website pada Plesk Hosting.

Backup website pada Plesk Hosting

  1. Akses Account > Back Up My Account and Websites untuk melakukan pencadangan seluruh data yang berhubungan dengan akun milik Anda termasuk data-data seluruh customer Anda.
  2. Untuk melakukan pencadangan situs web yang berhubungan dengan pelanggan tertentu yang Anda pilih, akseslah: Account > Back Up Websites.
  3. Klik bagian back up untuk melakukan pencadangan terbaru.

Untuk melakukan restorasi file backup website pada Plesk Hosting simak ulasan berikut ini!

Seluruh obyek yang tercakup pada file cadangan dapat dipulihkan. Ini saat Anda mengembalikan cadangan pada Plesk 11.5 atau pada versi yang lebih lama lagi. Data dengan nama yang identic dan sudah ada pada server akan ditimpa. Contohnya, saat Anda berniat merestore file cadangan dengan domain .com atau example.com (dot)com yang terdiri dari konten domain dan konten domain yang merupakan domain example (dot)com yang sebelumnya bertempat di server akan ditimpa oleh file yang berperan sebagai file cadangan.

Saat melakukan restorasi atau mengembalikan cadangan pada Plesk 12.0 atau versi terbaru, cadangan akan dibuat pada Plesk 12.0 atau pada versi yang lebih baru. Yang perlu dilakukan adalah memilih obyek yang mana yang ingin Anda pulihkan dari status file cadangan. Fitur ini memperbolehkan Anda untuk mengembalikan obyek yang ingin dipulihkan tanpa perlu menimpa obyek yang lain.

Ini contohnya saat Anda hanya berniat untuk merestorasi seluruh zona DNS dari sebuah domain example(dot)com, maka tak perlu merestorasi seluruh domain yang lain. Langkah-langkah untuk melakukan restorasi file cadangan adalah:

  • Akses Account > Back Up Websites or Websites & Domains > Backup Manager.
  • Klik pada bagian Backup yang dibutuhkan. Anda dapat memilih dan menentukan terlebih dahulu bagian file mana yang ingin dipulihkan.
  • Klik Restore dan file akan dikembalikan ke tempatnya semula.

Melakukan backup data dengan cPanel

Alternative lainnya untuk melakukan backup data adalah melalui cPanel. Demikian langkah-langkahnya!

  1. Akses dan lakukan login ke halaman cPanel.
  2. Pilih Backup Wizard pada kolom files.
  3. Saat ingin melakukan backup data pilihlah Back Up, sementara jika ingin melakukan pemulihan, pilihlah menu Restore.
  4. Klik Full Backup pada laman berikutnya.
  5. Klik tombol generate Backup untuk mengundah hasil backup. Masukkan email yang Anda gunakan untuk mendapatkan hasil backup dari website Anda.
  6. Tunggu proses berlangsung hingga Anda mendapatkan tautan backup pada email yang telah Anda input tadi.
  7. Klik tautan pada email Anda.
  8. Anda juga akan memperoleh folder dengan format .tar.gz yang berguna untuk melakukan restorasi pada website Anda nantinya.
  9. Backup data dari website Anda akan tercantum pada laman histori Backup Wizard.

Selamat mencoba Cara Melakukan Backup dan Restore Website Di Hosting ini.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program Cara Melakukan Backup dan Restore Website di Hosting