Bagaimana Acer Menjadi Sebuah Merk Lifestyle

Bagaimana Acer Menjadi Sebuah Merk Lifestyle

Ada kursi gaming yang seharga dengan sebuah mobil. Ada juga laptop profesional untuk tugas rendering 3D dan juga ada sebuah proyektor untuk pusat hiburan. Semua produk yang beragam ini hadir dari satu merk yaitu Acer. Perusahaan teknologi yang berasal dari Taiwan dan kian menanjak.

Belum lama ini, banyak perangkat yang dianggap tidak sesuai dengan portofolio perusahaan, tetapi sekarang tidak lagi. Faktanya sekarang Acer dengan bangga mengembangkan beberapa produk yang menakjubkan. Misalnya seperti  Predator Thronos, yang berbentuk kokpit yang disertai dengan gaming chair plus multi monitor. Ada juga Laptop Concepts 7 pro yang menyaingi kecanggihan MacBook Pro.

Kamu mungkin menemukan produk-produk ini dengan harga yang sangat tinggi, dan ya, harganya mahal. Tetapi perusahaan mengatakan semua itu sudah masuk dalam keperluan konsumen. Selain itu semua produk yang ada juga menjadi salah satu produk unggulan untuk kalangan kelas atas.

Alasan Acer Membuat Produk Mahal

Alasan Acer Membuat Produk Mahal

Salah satu alasan memang seperti yang diatas. Banyak konsumen yang mengharapkan produk khusus sesuai dengan kebutuhan mereka. Contohnya Predator Helios 500 lebih cocok untuk para gamer. Sedangkan Swift 5 mungkin lebih berguna untuk para konsumen yang bukan gamer. Jadi walaupun harganya mahal, tapi itu sudah cocok dengan kebutuhan.

Jajaran produk Acer telah berkembang selama bertahun-tahun dan orang mungkin mengatakan itu membingungkan. Tetapi perusahaan berargumen memastikan bahwa produknya tidak saling tumpang tindih. Laptop Concept ditujukan untuk pencipta dan editor video, jajaran Predator menargetkan gamer amatir dan profesional, seri Swift adalah tentang notebook tipis dan ringan dan jajaran Spin adalah tentang convertible.

Tapi sekali lagi, fokus mereka jelas adalah membangun pasar untuk seri notebook premium seperti keluarga Concept, seri Predator atau jajaran notebook tipis dan ringan Swift. Apakah itu berarti Acer sudah selesai membuat notebook level pemula? Nah, mereka masih membuat notebook entry-level tetapi prioritasnya telah bergeser ke sistem high-end. Ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan “produk berorientasi aplikasi tertentu” dan “bukan hanya notebook“.

Bagi perusahaan, fokus mereka saat ini adalah mengembangkan pasar laptop yang melayani tujuan kreator, gamer, dan pelancong bisnis. Ia mencontohkan, pembeli siap membeli produk tersebut karena pasar bergerak ke arah itu. Ini merupakan tanda bahwa satu notebook tidak dapat memenuhi permintaan pengguna yang beragam. kamu membutuhkan notebook aspiratif, laptop dengan tampilan mencolok serta notebook tertipis dan teringan.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program Bagaimana Acer Menjadi Sebuah Merk Lifestyle