AppGallery Milik Huawei Diserang Malware Joker

AppGallery Milik Huawei Diserang Malware Joker

Malware Joker diberitakan telah menyerang AppGallery milik Huawei beberapa waktu yang lalu. Konsekuensi dari hal ini cukup parah dan membuat para pengguna merasa khawatir data mereka dicuri. Menurut kabar, lebih dari 500 ribu smartphone telah terinfeksi di China. Diperkirakan, malware ini dapat mencuri data pengguna dan juga melihat isi pesan yang ada di Smartphone.

Namun ini juga tidak separah yang diperkirakan oleh beberapa pihak. Tidak semua smartphone milik Huawei di China terpengaruh tapi hanya sebagian kecil. Yang paling parah, Smartphone yang masih menggunakan EMUI 11 kebawah cukup rentan terkena serangan ini. Jadi ada saran untuk segera melakukan update ke OS terbaru.

Malware Joker

Malware Joker Sudah Ada Sejak Tahun 2017

Mengenai hal ini, Dr. Web Anti-Virus sebenarnya telah memperkirakan serangan ini sejak lama. Mereka juga mengatakan jika Malware Joker sudah ada sejak tahun 2017 kemarin. Namun karena perkembangan teknologi antivirus, malware ini tidak terlalu mendapat banyak perhatian. Tapi memang tidak disangka, ini kembali lagi dengan keadaan yang lebih tangguh.

Malware ini sebenarnya tidak hanya mencuri data pengguna, akan tetapi juga merusak fungsi di smartphone. Misalnya mereka bisa bertindak sebagai spyware dan membuat smartphone menjadi lebih lambat. Mereka juga seringkali tersebar lewat SMS dan juga WAP yang ternyata menimbulkan biaya yang cukup tinggi.

Sebenarnya, pihak Huawei telah menghapus aplikasi berbahaya di AppGallery milik mereka. Namun jika pengguna sudah terlanjur menggunakan aplikasi tersebut, kemungkinan besar mereka telah terinfeksi. Ada kurang 10 lebih aplikasi yang disinyalir menjadi pemancar malware ini di perangkat. Untuk itu, pihak perusahaan memberikan pemberitahuan untuk segera menghapusnya.

Malware Joker sendiri memang sudah cukup lama hadir di dunia maya. Bahkan, smartphone milik Google juga sempat mendapatkan serangan. Beruntungnya mereka adalah tidak banyak pengguna yang menggunakan aplikasi tersebut. Apalagi sekarang, Google juga sering kali melakukan penghapusan ke aplikasi berbahaya semacam ini. Jadi pengguna sekarang agar lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi yang dirasa cukup aneh atau tidak jelas.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program AppGallery Milik Huawei Diserang Malware Joker