Apa itu API? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya Yang Harus Anda Tahu

Apa itu API? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya Yang Harus Anda Tahu

Aplikasi atau software merupakan perangkat penting di abad ini, meskipun demikian sayangnya tidak semua orang bisa membuat aplikasi apalagi jika harus membuatnya dari nol. Namun untunglah saat ini sudah ada Application Programming Interface atau API yang akan menjadikan proses pembuatan aplikasi online maupun offline menjadi lebih mudah. Pertanyaannya ialah apa itu Application Programming Interfaces?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut maka akan dijelaskan materi terkait API untuk Anda. Berikut ulasan seputar pengertian, jenis, manfaat, cara kerja serta contoh-contohnya. Untuk itu simak ulasan selengkapnya berikut.

Apa Itu Aplikasi?

Software application atau biasa disebut dengan Aplikasi adalah sebuah salah satu sub dari perangkat lunak yang memanfaatkan berbagai kemampuan dalam menjalankan tugas sesuai keinginan penggunanya. Contoh sub kelas dari aplikasi adalah pengolah kata, pemutar media seperti video, musik, dan lain sebagainya.

Pada 2022 ini sudah sangat banyak jenis aplikasi yang ada, karena semua perangkat saat ini sudah berbasis sistem operasi.

apa itu api

Pengertian API

Application Programming Interfaces merupakan interface atau tampilan antar muka yang berfungsi sebagai perantara aplikasi untuk terhubung dengan aplikasi yang lain. Sifat dari fungsi API adalah menautkan dua aplikasi atau lebih, baik yang berada dalam satu platform jaringan maupun yang berjaringan lebih luas.

Dengan adanya Application Programing Interface, server bisa berkomunikasi dengan server lain hanya dengan menggunakan satu bahasa pemrograman yang sama. Tentunya ini sangat memudahkan pengembang website atau aplikasi yang tidak memahami bahasa pemrograman secara detil. Termasuk tidak perlu membuat database sendiri karena tinggal memproses apa yang sudah ditampilkan di API.

Application Programing Interface juga menjadi sebuah platform yang memungkinkan blogger bisa membuat website dengan fitur sangat lengkap. Pasalnya, ketika menggunakannya maka website developer secara otomatis akan terintegrasi dengan jaringan website yang lain.

Apa Itu Website?

Website adalah kumpulan halaman yang berhubungan satu dengan lainnya (istilahnya link antar halaman), website bisa dibuka melalui peladen (web browser seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, dsb).

Pada tahun 2022 ini keberadaan website sangat wajib bagi perusahaan, instansi, dan lembaga. Bahkan untuk pengembangan bisnis Anda, saat ini sangat dianjurkan untuk memiliki website agar bisa dijangkau oleh orang dari mana saja. Website adalah media promosi secara gratis yang jangkauannya tidak hanya Indonesia saja, melainkan juga luar negeri.

Sehingga apa yang tidak ada di dalam situs pertama, secara otomatis akan muncul plugin baru yang dikirimkan oleh API untuk digunakan di situs tersebut.

Jenis Application Programing Interface

API merupakan sebuah interface yang saat ini mulai banyak digunakan, dan ternyata ada banyak jenis Application Programing Interface yang bisa dicoba sesuai dengan keinginan. Inilah jenis-jenisnya yang perlu Anda ketahui.

1. Public API

Publik API adalah jenis application programming interface yang paling umum digunakan. Bahkan API inilah yang teknik penggunaannya sangat mudah. Sebab developer cukup melakukan registrasi saja lalu sambungkan aplikasi dengan Publik API.

Luar biasanya Publik API bisa melakukan integrasi antar aplikasi yang tidak berada dalam satu platform. Artinya semua aplikasi tanpa terkecuali bisa dihubungkan hanya dengan satu interface bernama Publik API.

Biasanya ini digunakan untuk layanan Free API seperti :

  • API IP Geolocation – https://ipapi.co/json/
  • API Forex / Currency Exchange – https://www.freeforexapi.com/api/live?pairs=EURUSD,USDIDR
  • API BMKG (Gempa Bumi dan Cuaca) – https://data.bmkg.go.id
  • dll

Free API Forex Mei 2022

2. Private Application Programing Interface

Sesuai dengan namanya, private API adalah application programming interface yang memiliki fungsi terbatas atau bukan program integrasi antar aplikasi yang umum. Biasanya, program ini dijalankan untuk membantu pengembangan website tertentu atau untuk pengelolaan aplikasi mobile yang khusus.

Jika membaca dari pengertian di atas, sepertinya Private API bergerak dalam ruang lingkup yang lebih kecil. Informasi yang dikelola juga relatif lebih eksklusif dan bersifat front end.

3. Composite Application Programing Interface

Composite API adalah program integrasi antar aplikasi yang bertugas sebagai hak akses developer untuk menyimpan banyak data di dalam satu database saja. Tujuan diluncurkan jenis ini semata untuk mempermudah developer yang ingin mengakses server data maupun yang ingin membuat sebuah software.

Apa Itu Hosting?

Web hosting adalah sebuah layanan atau jasa yang tujuannya menyediakan sumber daya berupa DNS, HTTP, EMAIL, dan FTP guna mencukupi semua kebutuhan sebuah website agar dapat diakses secara baik.

Secara mudahnya, hosting adalah jasa penyewaan server untuk menyimpan semua file yang dibutuhkan oleh website seperti script php, html, css, javascript, dan database.

Uniknya dengan adanya composite API proses penerjemahan data menjadi lebih mudah dan cepat. Sehingga pihak developer bisa menghemat waktu, dan waktu yang ada bisa dialokasikan untuk meningkatkan kinerja baik dalam pembangunan integrasi antar aplikasi maupun dalam pembuatan plugin website.

4. Partner Application Programing Interface

Partner API bisa dibilang sebagai application programming interface yang umum namun terikat dengan ketentuan tertentu. Salah satunya ialah user yang hendak mengakses program ini harus melakukan register atau mendaftar terlebih dahulu.

Artinya, partner API adalah application programming interface umum tetapi ada peraturan yang harus dipenuhi sebagai developer. Jika aturan-aturan ini tidak dijalankan, berarti tidak mendapatkan izin dari admin untuk menggunakannya.

Fungsi dan Manfaat Application Programing Interface

Setelah mengetahui apa itu API (Application Programming Interfaces) dan jenis-jenisnya, maka pada uraian berikutnya akan dijabarkan terkait dengan fungsi atau manfaatnya. Nah, tujuan penulisan semata agar Anda lebih berminat untuk menggunakan platform interface ketika membuat aplikasi maupun website.

1. Agar pembuatan aplikasi lebih mudah

Hal paling sulit ketika membuat aplikasi adalah pembuatan fitur yang berada di dalamnya. Kondisi ini yang membuat tidak semua orang bisa membuat aplikasi apalagi yang tidak begitu paham dengan bahasa pemrograman.

Nah, dengan adanya API pembuatan fitur aplikasi jauh lebih mudah. Bahkan developer tidak perlu membuat database sendiri jika ingin membuat fitur, melainkan bisa mendapatkan dari pengembang yang lain. Hal ini yang memungkinkan aplikasi Gojek tidak perlu membuat peta karena sudah terintegrasi dengan Google Map melalui Application Programing Interface.

2. Integrasi antar aplikasi lebih efektif

Application Programing Interface adalah penghubung developer aplikasi dengan developer yang lain. Oleh karena fungsi ini, tentunya integrasi antar aplikasi akan jauh lebih efisien. Pasalnya pengembang tidak perlu berkomunikasi dengan pengembang yang lain, cukup berkomunikasi via platform API saja.

Jika membaca dari manfaat di atas tentunya API begitu penting digunakan untuk membuat aplikasi lintas jaringan. Apalagi jika aplikasi yang dibangun memang memiliki jangkauan kerjasama yang sangat luas.

3. Beban server lebih ringan

Application Programing Interface mengusung sistem pendataan real time. Oleh karena konsep ini, tentu pengembang aplikasi tidak perlu menyediakan database yang besar karena cukup meminta data terbaru ke API. Jika ini berhasil dijalankan tentu ada manfaat tersendiri sistem API pada server.

Salah satu manfaatnya bagi server ialah bobot server lebih ringan sehingga perangkat tidak mudah hank. Bahkan aplikasi boleh memakai fitur yang lengkap namun ukuran kapasitas tetap ringan karena semua data fitur tersebut tinggal diminta ke sistem API.

Cara Kerja Application Programing Interface

Agar informasi lebih lengkap, maka di sini juga akan menguraikan tentang cara kerjanya. Tujuannya supaya pemahaman lebih jelas kalau sistem kerjanya benar-benar runtut dan tidak rumit.

1. Aplikasi disinkronkan ke server tujuan

Ketika pengguna membuka aplikasi maka secara otomatis aplikasi akan disinkronkan dengan API sesuai permintaan pengguna. Misal, jika Anda memesan tiket pesawat melalui aplikasi Bukalapak maka otomatis Bukalapak akan mengsingkronkan ke aplikasi Maskapai Garuda melalui API.

2. Server merespon sinkronisasi

Langkah berikutnya biasanya server merespon singkronisasi API tersebut. Untuk tahap ini, proses berada di server. Jika server yang digunakan yaitu aplikasi tiket garuda, maka server inilah yang akan merespon apakah proses pemesanan tiket via aplikasi pertama sukses atau tidak.

3. Menyampaikan respon server ke pengguna

Sistem kerja yang terakhir yakni menyampaikan respon server ke aplikasi. Nah, nantinya pengguna tinggal membaca respon tersebut melalui fitur yang muncul di aplikasi apakah server menerima permintaan atau tidak.

Itulah ulasan lengkap terkait dengan pertanyaan apa itu Application Programing Interface. Semoga apa yang sudah dijelaskan di atas bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi Anda. Terutama bagi yang selalu bertanya-tanya mengapa aplikasi itu begitu canggih. (Moh. Royhan Nahado)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

free website stats program Apa itu API? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya Yang Harus Anda Tahu