5 Fungsi VPN, Risiko, dan Cara Menggunakannya

5 Fungsi VPN, Risiko, dan Cara Menggunakannya

Pengguna internet pemula mungkin belum tahu apa fungsi VPN, risiko dan bagaimana cara menggunakannya. Sementara pengguna internet lama seperti generasi milenial, X dan Z menganggap VPN sebagai salah satu perangkat wajib meskipun belum mengenal semua fungsinya.

Fungsi VPN yang paling dikenal oleh masyarakat luas adalah kemampuannya membuka situs yang diblokir. Ada ribuan situs yang diblokir di seluruh dunia. Pemblokiran situs dapat dilakukan oleh tim keamanan negara atau pembuat situs itu sendiri.

Pemblokiran situs oleh negara pada umumnya disebabkan oleh faktor keamanan. Situs yang diblokir oleh negara paling banyak adalah berkaitan dengan pornografi dan perjudian, namun ada juga situs penting yang harus diblokir demi kepentingan politik. Fungsi VPN selengkapnya akan dibahas dalam poin berikut.

Fungsi VPN

Pengertian VPN

Jauh sebelum internet berkembang seperti sekarang, VPN yang merupakan singkatan dari Virtual Privat Network berperan menghubungkan jaringan antar gedung melalui kabel. VPN adalah layanan aplikasi atau situs tertentu untuk mengalihkan server pengirim sinyal penjelajah internet.

Saat berinteraksi dengan server atau perangkat lain melalui jaringan internet, pengguna tidak perlu menggunakan alamat IP pribadinya, akan tetapi memiliki kode tertentu yang ditangkap sebagai sumber IP saat mengakses data. IP kamuflase tersebut didapat setelah VPN aktif dan membuat jaringan lebih privat.

Server VPN mengalihkan pemilik IP asal kepada pemilik IP terbaru tanpa harus mengubah pengaturan perangkat. Saat menggunakan VPN, IP asli pengguna disembunyikan kemudian perangkat peramban mendeteksi adanya penjelajahan internet dari IP server VPN tersebut. Metode ini mengamankan identitas IP asli dan membuat IP asli tidak terdeteksi.

Fungsi VPN

Selain menyembunyikan IP asli perangkat, baik pada laptop maupun gawai, terdapat fungsi VPN lain yang bisa dinikmati oleh pengguna. Minimal ada 5 fungsi pengguna yang harus diketahui oleh semua pengendara, mulai dari membuka situr yang diblokir hingga meminimalisir gangguan jaringan saat download.

  • Membuka Blokir Situs

Akses internet di dunia maya tidak memiliki batas teritorial geografis. Akan tetapi teknologi membuat pemerintah atau pihak berwajib bisa melakukan pembatasan akses kepada warganya. Pemilik situs juga bisa melakukan pembatasan atas situsnya dengan mengubah sejumlah pengaturan publikasi.

Untuk menembus batas jaringan di sebuah negara atau wilayah tertentu inilah, VPN dapat berfungsi maksimal. Layanan VPN bekerja sebagai perwakilan IP pengguna untuk mengakses situs yang sudah diblokir. Misalnya Anda di Surabaya, dapat menggunakan alamat IP dari Belanda atau Jerman jika menggunakan VPN.

Fungsi VPN ini sangat bermanfaat ketika Anda ingin membuka situs yang servernya terletak di negara dengan banyak pembatasan. Misalnya ketika Anda berada di wilayah Tiongkok, tidak akan bisa membuka Google, YouTube, atau situs yang serumpun dengannya karena negara tersebut memiliki layanan pengganti.

  • Jaringan Lebih Aman

Ketika Anda mengakses internet menggunakan WiFi di tempat umum, tidak menutup kemungkinan alamat IP Anda direkam kemudian dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, merambah internet melalui IP pengganti yang bukan asli bisa meningkatkan keamanan jaringan pada gawai.

Pencurian data juga sangat mungkin terjadi saat kita menggunakan peramban. Jika yang dicuri adalah histori peramban untuk mengatur algoritma pencarian, maka mungkin tidak banyak masalah yang ditimbulkan. Jika yang disalahgunakan adalah data M-Banking, kata kunci akun, atau data penting lain, akan berakibat fatal.

Lokasi yang terdeteksi saat VPN aktif adalah server VPN yang Anda gunakan. Hal ini membuat pemilik situs atau peretas jaringan tidak akan mengetahui lokasi asli Anda berada dengan mudah. Misalnya saat Anda berada di Jakarta dan VPN aktif terdaftar di Jerman, maka IP Anda terdeteksi sedang berada di Jerman.

  • Menghilangkan Daftar Peramban

Fungsi VPN berikutnya adalah menghilangkan daftar histori. Lebih tepatnya, server VPN tidak menyimpan data peramban yang Anda kunjungi, sehingga data tersebut tidak tersimpan di daftar histori. Ketika VPN Anda aktif, maka semua situs yang Anda kunjungi melalui peramban akan otomatis hilang setelah jendela ditutup. Kebijakan layanan ini membuat Anda tidak perlu menambah cache sehingga ruang penyimpanan tidak cepat penuh.

Berbeda jika Anda menggunakan IP pribadi tanpa mengaktifkan VPN saat menggunakan peramban di gawai, semua data kunjungan situs otomatis tersimpan. Keuntungan dari cara ini adalah Anda dapat mengunjungi kembali situs yang tidak sengaja tertutup dan mudah untuk melacak daftar kunjungan.

  • Mengamankan Identitas Pribadi

Adanya VPN membuat identitas pribadi Anda tersembunyi dari orang-orang yang ingin mengetahuinya secara diam-diam. Fungsi VPN untuk membuat data tersembunyi ini juga melindungi pengguna dari sistem keamanan pemerintah atau cyber crime yang membatasi otoritas penggunaan internet di suatu wilayah.

  • Data Terenkripsi Dengan Baik

Ketika data terenkripsi dengan baik, maka identitas dan lalu lintas penggunaan internet hanya bisa terdeteksi melalui angka-huruf dan kode yang rumit. Kode tersebut tidak bisa dibaca dengan mudah oleh peretas sekalipun. Kebijakan ini membuat semakin sedikit pihak yang bisa membaca data dan mengetahui aktivitas Anda di dunia maya.

Risiko Penggunaan VPN Pada PC dan Gawai

Beberapa fungsi VPN di atas tidak otomatis menghilangkan riiko penggunaannya. Data pengguna yang tidak tersimpan dan dienkripsi oleh server VPN pada faktanya tidak benar-benar aman. Hal ini membuat kita harus waspada bahwa mungkin memang tidak ada data yang benar-benar terjaga privasinya dan aman sepanjang zaman.

Risiko penggunaan VPN mungkin muncul dari penyedia server layanan. Sebagai penyedia layanan dengan tujuan bisnis digital, tentu tetap ada keuntungan yang diprioditaskan. Hal ini meningkatkan risiko penggunaan VPN terutama yang gratis. Studi menunjukkan bahwa lebih dari 30% VPN gratis mengandung malware yang dapat mengganggu kinerja perangkat.

Fungsi VPN yang menjanjikan ternyata tidak selalu senada dengan realitanya saat digunakan. Tidak jarang pengguna diserbu dengan iklan tidak jelas saat membuka peramban. Keberadaan iklan ini tentu sangat mengganggu kenyamanan dan berpotensi membawa malware.

Keberadaan banyak iklan, potensi malware, dan lebih panjangnya jalur menuju situs tujuan dapat memperlambat koneksi. Apalagi beberapa server VPN menerapkan pembatasan penggunaan kuota internet saat VPN aktif. Secara otomatis kendala ini bermaksud menarik pengguna agar memilih layanan premium.

Cara Menggunakan VPN

Setelah mengetahui fungsi VPN, Anda juga perlu mempelajari bagaimana cara menggunakannya pada PC atau gawai. Untuk penggunaan di PC, Anda perlu memasang (install) Tunnel Bear VPN, kemudian lakukan registrasi dan aktifkan melalui tombol ON.

Sementara untuk penggunaan melalui gawai, Anda bisa memasang aplikasi VPN yang banyak tersedia di Play Store atau App Store di iOS. Ada banyak pilihan aplikasi VPN seperti Psiphon, ExpressVPN, CyberGhost, dan banyak lainnya. Pilihlah aplikasi VPN dengan review yang baik dari pengguna.

Setelah memahami fungsi VPN dan risiko penggunaannya, Anda bisa memilih untuk menggunakannya secara bijak. Untuk lebih menjaga keamanan data pribadi, sebaiknya gunakan VPN premium. Jika Anda memilih VPN gratis yang banyak beredar, sebaiknya batasi penggunaan data pribadi agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

free website stats program 5 Fungsi VPN, Risiko, dan Cara Menggunakannya